F1 2026: Project 678 Menyala dan Melengking. Pertaruhan Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di Maranello

Sabtu, 17/01/2026 18:21 WIB
Rulin purba


SF26 sudah siap, harapan terakhir Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di Ferrari. (Foto: motorsportweek)
SF26 sudah siap, harapan terakhir Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di Ferrari. (Foto: motorsportweek)

mobilinanews (Italia) - Untuk pertama kalinya mesin Scuderia Ferrari (SF) 26 menyala di Maranello, Italia, mabes tim ikonik Italia itu. TiifosiThe Prancing Horse ikut gabung lewat siaran langsung medsos Ferrari.

Mobil dengan kode 'Project 678' ini menjadi andalan duet Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mengarungi musim balap F1 2026. Keduanya menjadi pemimpin untuk bertepuk tangan saat mesin 'Project 678' dihidupkan, menyala dan melengking dalam beberapa saat.

Lewat proyek ini Ferradi akan berusaha bangkit kembali setelah musim 2025 yang buruk tanpa kemenangan dan finis di posisi keempat  kejuaraan konstruktor.

Perjuangan yang bersamaan dengan saat F1 memasuki era baru melalui siklus regulasi baru yang radikal. Membuat skuad Maranello pun  mempertimbangkan pertaruhan dan pengembangan teknis yang juga radikal untuk kembali berjaya.

Sistem intake udara yang unik dan kepala silinder paduan baja pada mesin hybrid V6 50-50 telah diunggulkan sebagai alternatif utama untuk mesin yang akan digunakan pada SF-26.

 Meskipun belum tentu keseluruhan mesin itu adalah 100% untuk SF26 nantinya, setidaknya Ferrari sudah menggoda komunitas F1 lewat  platform media sosial mereka. Atau setidaknya, itu adalah salah satu mesin yang telah disiapkan Ferrari menuju tes di Barcelona akhir bulan ini.

Selain Leclerc dan Hamilton, Team Principal Fred Vasseur juga hadir.  Ketiganya tampak serius mengamati proses penghidupan mesin itu. Suasana hening.

Suasana langsung berubah ceria dan bergemuruh dengan tepuk tangan begitu deru mesin menyala tanpa kendala.

Ketiga figur utama Ferrari itu tampak bersukaria. Pastinya sembari berharap mobil mereka kembali kompetitif dalam jalur perebutan gelar setelah terpuruk pada 2025 tanpa satu pun trofi kemenangan.

Bagi Lecerc dan Hamilton, performa SF26 nanti adalah penentuan masa depan mereka di Ferrari. Leclerc yang sejak 2019 menyatakan akan setia pada Ferrari, pada akhirnya hilang kesabaran dan secara terbuka bilang akan meninggalkan Ferrari jika tak kunjung bersaing dalam perebutan gelar. 

Isu pun sudah berkembang kalau pembalap asal Monaco itu akan hijrah ke Aston Martin pada 2027. Kabarnya Aston Martin dan Leclerc sudah bikin kesepakatan atas kemungkinan itu.

Begitu pun dengan Hamilton yang menyebut tahun perdananya di Ferrari adalah musik terburuknya sejak manggung di F1 sejak musim 2007. Jika tak kunjung nampak pada tahun kedua ini maka spekulasi yang memungkinkan adalah pembalap Inggris itu memilih pensiun.

Untuk pertama kalinya Leclerc dan Hamilton akan menggeber pol-polan SF26 itu dalam sesi tes di Barcelona, 26 Januari nanti.

Ingin mendengarkan lingkungan pertama mesin SF26? Bisa masuk lewat link ini: 

https://x.com/ScuderiaFerrari/status/2012229030838231277?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E2012229030838231277%7Ctwgr%5E613be225c762be6fe11e1450323e203824a6e916%7Ctwcon%5Es1_c10&ref_url=https%3A%2F%2F. (r)

 

Tag

Terpopuler

Terkini