mobilinanews (Jakarta) – Alva resmi meluncurkan lini produk terbarunya yakni Alva N3 Next Gen, evolusi terbaru dari Alva N3 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2).
Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha mengatakan N3 adalah jawaban Alva terhadap permintaan konsumen yang menginginkan motor listrik dengan teknologi modern.
“Dengan fokus pada inovasi teknologi, ekosistem serta kemudahan akses kepemilikan, kami yakin Alva N3 Next Gen dapat menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia,” kata Putu di Jakarta.
Alva N3 Next Gen di desain lebih relevan, lebih mudah diakses, dan siap digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Motor anyar ini bekali dengan Next Generation Battery dengan konfigurasi satu baterai serta garansi hingga 4 tahun.
Ia juga didukung oleh energy density yang lebih tinggi, Alva N3 Next Gen mampu menempuh jarak hingga 140 km hanya dengan satu baterai, dengan top speed hingga 80 km/jam.
Selain itu, Alva N3 Next Gen menawarkan waktu pengisian daya yang lebih cepat melalui Boost Charge Alva, yaitu 10–50% dalam waktu kurang dari 25 menit.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, Alva N3 Next Gen juga dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA) dan Hill Descent Assist (HDA), yang membantu berkendara lebih aman dan percaya diri di berbagai kondisi jalan.
Dukungan Ekosistem
Asal tahu sajam setiap inovasi yang Alva hadirkan, termasuk Alva N3 Next Gen, terhubung langsung dengan infrastruktur Alva yang terus diperkuat dan dikembangkan.
Jika dibandingkan di tahun 2025 lalu, ALVA hanya memiliki 19 charging station di wilayah Jabodetabek.
Kini di tahun 2026 jaringan ALVA semakin bertumbuh dengan jumlah lebih dari 180 konektor Boost Charging Station yang tersebar di 70 lokasi strategis, Jawa – Bali termasuk pulau Kalimantan.
Hal ini memungkinkan pengisian daya 10–50 persen dalam kurang dari 25 menit, dan hingga 80% dalam kurang lebih 50 menit.
Seiring dengan perluasan jaringan tersebut, pemanfaatan layanan pengisian daya Alva juga menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada kuartal satu 2025, total penggunaan sesi charging tercatat mencapai 49 kWh. Sementara itu, hingga kuartal empat 2025 total penggunaan sesi charging meningkat 38.216 kWh.