WorldSSP 2026 Australia: Aldi Satya Mahendra Incar Top 10 di Seri Pembuka

Jum'at, 20/02/2026 13:09 WIB
bagas


Aldi Satya Mahendra #57 - AS Yamaha Racing Team (Foto: AS Yamaha)
Aldi Satya Mahendra #57 - AS Yamaha Racing Team (Foto: AS Yamaha)

Mobilinanews (Australia) - Deru mesin motor-motor sport papan atas siap menggetarkan Sirkuit Phillip Island, Australia, akhir pekan ini (20-22/2) yang menjadi seri pembuka ajang balap World Superbike (WorldSBK) 2026.

Namun, di tengah persaingan ketat kelas WorldSBK 2026, sorot mata pecinta balap Tanah Air tertuju pada sosok talenta muda asal Yogyakarta, Aldi Satya Mahendra yang kembali berkompetisi dalam World Supersport (WorldSSP) 2026.

Ya, memasuki tahun keduanya di kelas ini, pembalap yang bernaung di bawah bendera AS Racing Team tersebut telah membawa misi penebusan sekaligus ambisi besar untuk merangsek ke barisan depan.

Perjalanan Aldi menuju seri pembuka ini tidak dilalui dengan santai. Sejak akhir Januari lalu, ia telah "mengasingkan diri" di Andorra, Eropa, demi menempa fisik dan mental di suhu dingin yang terbilang ekstrim.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Juara dunia WorldSSP300 tahun 2024 ini ingin memastikan bahwa secara fisik, ia telah pulih sepenuhnya dan lebih kuat dibandingkan musim lalu yang sempat terhambat cedera.

Salah satu faktor krusial dalam persiapan Aldi tahun ini adalah adaptasinya dengan Yamaha YZF-R9, motor yang ia geber selama sesi latihan intensif di Sirkuit Andalusia, Spanyol. Di sana, Aldi tidak hanya berlatih sendirian.

Ia mendapatkan keuntungan besar dengan berada satu tim dengan Albert Arenas, pembalap berpengalaman yang memegang gelar Juara Dunia Moto3 2020 dan mengakhiri musim Moto2 2025 di peringkat kedelapan bersama Gresini Racing.

Komunikasi intens dan masukan teknis dari Arenas memberikan perspektif baru bagi Aldi dalam menaklukkan lintasan. Selain Arenas, Aldi juga kembali dipandu oleh Jules Cluzel, mantan pembalap legendaris WorldSSP yang kini bertindak sebagai pelatihnya.

 

Kombinasi tim teknis berpengalaman dari AS Racing Team, tim asal Italia dengan rekam jejak podium selama satu dekade, dan bimbingan Cluzel menjadi fondasi kuat bagi Aldi untuk tampil kompetitif.

Melihat ke belakang, musim 2025 merupakan periode yang penuh dinamika bagi Aldi. Meskipun ia sempat mencatatkan hasil gemilang dengan finis di posisi ke-5 di Ceko, serta lima kali menembus sepuluh besar, nasib kurang beruntung menghampirinya.

Cedera fraktur pada kedua pergelangan tangan akibat insiden latihan memaksanya absen di empat seri terakhir musim lalu. Kini, kembali ke Phillip Island memberikan kesempatan bagi Aldi untuk memperbaiki catatan.

Tahun lalu di sirkuit yang sama, ia mengalami DNF pada balapan pertama dan hanya mampu finis di urutan ke-13 pada balapan kedua. Dengan total 73 poin dan peringkat ke-17 di klasemen akhir musim lalu, Aldi sadar bahwa konsistensi adalah kunci.

Menjelang balapan akhir pekan ini, Aldi menyatakan rasa optimisnya. Persiapan fisik selama satu bulan di Eropa dan empat hari pengujian di Andalusia telah meningkatkan kepercayaan dirinya dengan target finis di posisi 10 besar pada kedua balapan di Australia.

"Saya sudah siap. Masukan dari tim dan Albert Arenas sangat penting bagi mental saya. Dengan pengalaman dari musim lalu sebagai modal, saya berharap hasil di seri pembuka ini sesuai dengan target 10 besar yang kami incar," ungkap Aldi dengan nada mantap.

Akankah "The Wonder Boy" dari Yogyakarta ini mampu mengibarkan Merah Putih di jajaran elit World Supersport 2026? Publik otomotif kini menanti aksi heroiknya melibas tikungan cepat Phillip Island.

Tag

Terpopuler

Terkini