Tips Buka Puasa yang Aman dan Nyaman Saat Mengemudi Mobil

Kamis, 05/03/2026 18:20 WIB
Wilfrid Kolo


Pemobil berkendara tepat bersamaan dengan waktu buka puasa
Pemobil berkendara tepat bersamaan dengan waktu buka puasa

mobilinanews (Jakarta) - Waktu berbuka puasa biasanya bersamaan dengan saatnya pulang kerja. Dalam posisi mengemudi mobil saat masuk waktunya buka puasa, perlu dipersiapkan.

Kondisi ini sulit untuk dihindari dan akan membuat repot bagi yang rutin bermobilitas setiap hari. Lantas, bagaimana jika pilihannya harus tetap mengemudi mobil?

Bawa Bekal untuk Buka Puasa

Bawa bekal yang cukup untuk buka puasa. Paling mudah adalah air mineral atau air dalam kemasan dengan rasa yang manis dan menyegarkan.

Tidak perlu membawa makanan berat seperti nasi dan lauk pauk karena akan merepotkan dan mengantuk karena kekenyangan. Hindari makanan yang getas dan mudah berantakan saat digigit yang bisa mengalihkan perhatian yang bisa memicu kecelakaan.

Persiapkan Bekal yang Nyaman

Sebelum jalan, buka dulu segel plastik penutup kemasan makanan dan minuman supaya tidak membuat repot di jalan. Atur dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau, seperti pada panel pintu, konsol tengah, atau cup holder.

Pastikan kemasannya diletakkan dengan kuat supaya tidak mudah jatuh saat mobil bergerak, seperti ketika pengereman mendadak.

Dilarang Berhenti di Bahu Jalan

Usahakan untuk menepikan kendaraan ke tempat yang aman seperti rest area jalan tol, pom bensin, mesjid, mini market, atau tempat keramaian lainnya.

Jangan paksakan berhenti di tempat yang tidak layak seperti di bahu jalan meskipun hanya sejenak.

Berhenti di pinggir jalan akan menghambat laju kendaraan lain dan dapat memicu kecelakaan yakni ditabrak dari belakang.

Waspada Jika Buka Puasa Sambil Mengemudi

Kalau ternyata kesulitan berhenti, batalkan puasa dengan minum air putih atau air manis terlebih dulu. Tetap waspada dengan kondisi jalan, ambil makanan kecil dan kunyah perlahan.

Makan secukupnya dan jangan bernapsu menghabiskan semuanya sekaligus. Hindari minum berlebih karena akan memancing buang air kecil.

Usahakan tidak memegang makanan dan minuman dengan kedua tangan. Satu tangan harus tetap fokus memegang kendali pada kemudi sebagai langkah antisipasi ketika ingin manuver mendadak.

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara menyarankan agar pengemudi berhenri di tampat yang aman untuk berbuka.

"Kurangi kecepatan mobil hingga batas minimal yang aman dan tetap jaga kewaspadaan selama berkendara. Kalau sudah dapat tempat berhenti yang layak, bisa melanjutkan proses berbuka puasa," kata Nur Imansyah Tara di Jakarta.

Bagi AutoFamily yang ingin suasana baru berbuka puasa, dapat mampir ke Auto2000 Caffe yang berkolaborasi dengan First Crack Caffe, di Auto2000 BSD City, Auto2000 Puri Kembangan, dan GR Garage PIK 2.

Tag

Terpopuler

Terkini