Mobilinanews (Pandeglang) - Deru mesin Ducati Desmo450 MX mengguncang Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten, saat Ducati MX Team Indonesia menancapkan taringnya di putaran pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026.
Dalam laga pembuka yang penuh tensi ini, tim pabrikan asal Italia tersebut sukses menyapu bersih posisi tiga besar klasemen sementara, menegaskan bahwa mereka adalah standar baru dalam peta persaingan tanah air.
Diva Ismayana menjadi bintang utama yang tak terbendung sepanjang akhir pekan. Pembalap kelahiran Bali ini menunjukkan kelasnya sebagai centerpiece tim dengan performa tanpa celah.
Sejak sesi Free Practice hingga kualifikasi, Diva sudah memberikan sinyal bahaya bagi lawan-lawannya dengan menjadi yang tercepat. Dominasi tersebut berlanjut hingga balapan utama, di mana ia berhasil meraih kemenangan sempurna di Race 1 dan Race 2.
Perjalanan Diva menuju podium tertinggi tidak diraih dengan mudah. Pada Race 1, ia harus terlibat duel sengit dengan rekan sesama pengguna Ducati, M. Zidane. Keduanya menyuguhkan aksi saling menyalip sebelum akhirnya Diva mengunci posisi pertama.

Memasuki Race 2, tantangan berbeda datang dari Delvintor Alfarizi yang memberikan tekanan konstan, namun ketenangan Diva dalam menjaga ritme balap membuatnya kembali menyentuh garis finis di posisi terdepan.
“Saya sangat senang dengan hasil ini. Kedua race berjalan tidak mudah, saya harus berjuang keras dan tetap fokus, terutama saat mendapat perlawanan yang sengit dari Zidane dan Delvintor,” ucap Diva mengutip keterangannya, Rabu (15/4/2026).
Kesuksesan Ducati MX Team Indonesia semakin lengkap dengan performa Hilman Maksum. Meski tidak terlibat langsung dalam perebutan podium pertama, Hilman berhasil menjaga ritme di barisan depan dengan finis di urutan keempat pada kedua race.
“Kontribusi poin dari Hilman menjadi krusial dalam memperkuat posisi tim di klasemen konstruktor. “Ini awal yang cukup baik untuk saya dan tim. Di race 2, saya melakukan start dengan baik dan berhasil mengikuti rombongan pertama dari awal balapan,” terangnya.
“Konsistensi menjadi kunci akhir pekan ini, dan saya senang bisa mengamankan poin penting,” ungkap Hilman Maksum yang mengaku siap meningkatkan fisik untuk seri putaran selanjutnya.

Berkat raihan poin sempurna sebanyak 50 poin, Diva Ismayana kini kokoh di puncak klasemen sementara. Ia dibuntuti oleh M. Zidane di posisi kedua dengan 42 poin, dan Hilman Maksum yang melengkapi dominasi Ducati di urutan ketiga dengan total 36 poin.
Menanggapi hasil impresif ini, Jimmy Budhijanto selaku Team Principal sekaligus Owner Ducati MX Team Indonesia, menyambut pencapaian tim dengan rasa syukur namun tetap memberikan catatan kritis untuk pengembangan ke depan.
Sebagai tim yang relatif baru di kancah motocross, ia menegaskan bahwa hasil di Pandeglang hanyalah langkah awal dari proses panjang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil yang telah dicapai hari ini,” tuturnya.
“Sebagai Prinsipal tim, saya melihat masih banyak aspek yang perlu terus ditingkatkan, seiring dengan status tim kami yang masih relatif baru di dunia balap motocross. Hal ini mencakup sisi pembalap, khususnya dalam pelatihan fisik, serta kekompakkan tim setelah putaran pertama ini,” tegas Jimmy.
Kemenangan mutlak di Sirkuit MPS Motorsport ini tidak hanya menjadi pembuktian ketangguhan teknologi Desmo450 MX di medan offroad Indonesia, tetapi juga menjadi sinyal bagi tim-tim rival bahwa Ducati MX Team Indonesia datang untuk menjadi penantang gelar juara nasional yang serius musim ini.