ARRC 2026 Seri 5: Nyaris Celaka, Wahyu Nugroho Sabet Podium Juara SS600!

Selasa, 08/09/2026 13:43 WIB
bagas


Wahyu Nugroho #89 - Yamaha Racing Indonesia (Foto: ARRC)
Wahyu Nugroho #89 - Yamaha Racing Indonesia (Foto: ARRC)

Mobilinanews (Malaysia) - Putaran kelima ajang FIM Asia Road Racing Championship 2026 (ARRC 2026) di Sirkuit Sepang, Malaysia menyajikan persaingan kelas Supersports 600cc (SS600) yang sangat menegangkan serta penuh dengan drama aksi salip menyalip

Pembalap muda berbakat asal Indonesia dari tim Yamaha Racing Indonesia yaitu, Wahyu Nugroho, berhasil mencuri perhatian dunia lewat penampilan yang sangat gemilang sepanjang akhir pekan balapan mendebarkan ini.

Sebelumnya, dalam balapan pertama atau Race 1, Wahyu Nugroho menunjukkan kapasitasnya dengan finis di posisi ketiga podium setelah berjuang keras menghadapi tekanan ketat dari para rival berat di lintasan.

Catatan waktu total Race 1 milik Wahyu berada di angka 21 menit 59,307 detik dengan selisih waktu tipis 0,950 detik di belakang pemenang balapan pertama yakni Thanat Laoongplio asal Thailand yang tampil sangat cepat.

Memasuki balapan kedua atau Race 2, situasinya semakin memanas ketika lampu start padam dan para pembalap langsung melesat berebut posisi terdepan di tikungan pertama Sirkuit Sepang yang sangat ikonik.

Anupab Sarmoon sempat memimpin selepas start diikuti oleh rekan setim Wahyu yakni Muhammad Faerozi Toreqottullah sementara Kasma Daniel Kasmayudin dan para pesaing papan atas lainnya terus menempel ketat barisan.

Pada lap ketiga Wahyu mencatatkan waktu putaran cepat 2 menit 11,241 detik untuk menjaga jarak dengan rombongan terdepan saat persaingan posisi puncak semakin sengit melibatkan Kasma Daniel serta Anupab Sarmoon.

“Di lap pertama, seseorang melakukan aksi manuver agresif yang hampir menjatuhkan kami semua. Alih-alih kehilangan akal sehat, saya tetap tenang, fokus untuk bertahan, lalu menyatu dengan ritme rombongan terdepan,” tutur Wahyu, dikutip Selasa (8/9/2026).

“Melihat rekan setim saya, Faerozi, bertarung di depan memberikan tambahan dorongan motivasi yang besar. Saya menundukkan kepala, menyamai kecepatan mereka, serta menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan,” sambungnya.

Ya, memasuki lap kedelapan Wahyu sukses melewati Faerozi untuk merebut posisi ketiga dan langsung mengunci target menuju barisan depan demi memburu podium tertinggi yang menjadi impian besar dari seluruh tim Indonesia.

Tikungan terakhir pada lap penutup menjadi penentu kemenangan dramatis ketika Kasma melebar saat bertahan dari gempuran sehingga Wahyu langsung memanfaatkan celah sempit tersebut untuk menyalip secara luar biasa.

Wahyu sukses keluar sebagai pemenang Race 2 dengan catatan waktu 22 menit 03,535 detik unggul tipis 0,078 detik dari Kasma Daniel di tempat kedua serta Anupab Sarmoon yang mengamankan podium ketiga balapan ini.

Meskipun sempat nyaris celaka oleh aksi agresif di awal lap Wahyu tetap tenang menjaga fokus mengikuti ritme grup depan menunggu momen tepat sebelum akhirnya sukses menyegel kemenangan manis pada musim ini.

“Alhamdulillah, saya sangat bangga dengan seluruh tim. Semua kesabaran dan tekad kuat tersebut terbayar lunas, sehingga kita bisa kembali meraih kemenangan,” tutur rider kelahiran Boyolali, Jawa Tengah tersebut.

Berkat tambahan poin maksimal dari Sepang kini posisi Wahyu Nugroho di papan klasemen sementara semakin menguat di peringkat keempat dengan total 137 poin membuka peluang besar dalam perebutan gelar juara.

Tag

Terpopuler

Terkini