F1 2026 Italia: Buktikan Diri Belum Habis, Yuki Tsunoda Bikin Kejutan Cetak Poin Perdana!

Kamis, 10/09/2026 00:19 WIB
bagas


Yuki Tsunoda #22 (Foto: Red Bull)
Yuki Tsunoda #22 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Italia) - Yuki Tsunoda akhirnya berhasil membuka keran perolehan poinnya pada ajang Formula 1 (F1) musim 2026. Pembalap asal Jepang tersebut sukses finis di posisi ke-10 dalam balapan dramatis GP Italia di Sirkuit Monza, Minggu (6/9).

Hasil manis ini memberikan satu poin yang sangat krusial bagi tim Racing Bulls. Poin ini terasa kian spesial karena menjadi yang pertama bagi Tsunoda sejak ia dipanggil kembali ke grid F1 sebagai pembalap pengganti.

Tsunoda dipercaya mengisi posisi Liam Lawson yang dipromosikan ke Red Bull Racing. Lawson sendiri menggantikan Isack Hadjar yang terpaksa absen akibat masih menjalani proses pemulihan cedera parah pada pergelangan tangan.

Mengawali balapan dari urutan ke-15, Tsunoda menghadapi tantangan berat di lintasan. Ia dituntut menerapkan manajemen ban serta strategi pengereman yang tepat agar bisa perlahan merangsek naik menembus zona sepuluh besar.

Jalan balapan di Monza berlangsung penuh dengan ketegangan sejak awal. Insiden kecelakaan hebat yang dialami Charles Leclerc pada lap kedua membuat bendera merah berkibar dan balapan harus dihentikan untuk sementara waktu.

Setelah bendera hijau kembali dikibarkan, pertarungan sengit di trek berkecepatan tinggi ini terus berlanjut. Tsunoda tampil sangat tenang dan konsisten dalam menjaga ritme mobilnya demi mengamankan posisi yang menguntungkan.

Ancaman kehilangan poin sempat membayangi Tsunoda saat momen restart. Posisi mobilnya dianggap kurang presisi ketika hendak menempati grid, hingga Race Control memutuskan untuk menambah satu putaran formasi ekstra.

Insiden tersebut sempat dilimpahkan kepada steward untuk diinvestigasi lebih lanjut seusai balapan. Beruntung, steward memutuskan Tsunoda tidak bersalah karena tidak terbukti melakukan false start atau meraih keuntungan.

Keputusan adil tersebut membuat raihan posisi ke-10 dan satu poin berharga milik Tsunoda resmi aman. Bagi pembalap Jepang ini, pencapaian tersebut menjadi dorongan moral yang sangat besar di era regulasi anyar 2026.

Tsunoda mengaku sempat merasa seperti seorang rookie kembali saat mengemudikan mobil regulasi baru. Ia harus cepat beradaptasi dengan karakter pengereman, sistem manajemen energi, serta keseimbangan aerodinamika mobil.

Performa di Monza membuktikan adanya peningkatan pesat dibanding seri sebelumnya di Belanda. Berbekal pengalaman dari satu akhir pekan penuh, Tsunoda kini jauh lebih memahami karakter dan batas maksimal dari jet daratnya.

Strategi penggunaan kompon ban medium juga menjadi kunci sukses keberhasilannya. Meski sempat khawatir akan tingkat keausan ban, kompon tersebut rupanya sanggup bertahan sangat baik hingga ia menyentuh garis finis.

Pesta Racing Bulls makin lengkap setelah rekan setimnya, Arvid Lindblad, finis di urutan kedelapan. Kehadiran dua mobil di zona poin menjadi modal berharga bagi tim dalam mengarungi sisa kompetisi musim F1 2026.

Keberhasilan di Monza menjadi bukti nyata bahwa kapasitas Tsunoda masih sangat bersaing. Tambahan kepercayaan diri ini membuatnya makin siap memberikan performa terbaik jika kembali mendapat kepercayaan di masa depan.

Tag

Terpopuler

Terkini