MotoGP 2026 San Marino: BBM Jadi Beban, Itu Masalah Marco Bezzecchi Untuk Mengalahkan Marc Marquez

Minggu, 13/09/2026 09:27 WIB
Rulin purba


Marc Marquez versus Marco Bezzecchi di awal sprint race GP San Marino. (Foto: GnG-crash)
Marc Marquez versus Marco Bezzecchi di awal sprint race GP San Marino. (Foto: GnG-crash)

mobilinanews (San Marino) - Untuk single lap di Sirkuit Misano,  San Marino, Aprilia RS-GP besutan Marco Bezzecchi tak kalah dibandingkan Ducati Desmosedici GP26 milik Marc Marquez. Tapi, saat balapan dengan banyak laps, Desmosedici dengan mudah menekuk RS-GP. 

Itu yang terjadi pada sesi sprint race berdurasi 13 laps. Jika kubu Aprilia belum menemukan solusinya maka hal sama mungkin terulang di saat main race pada Minggu (13/9) ini dengan jarak tempuh 27 laps.

Meraih pole position, itu sama sekali tak berguna buat Bezzecchi.juag tak jadi ancaman buat Marquez.

Pertama karena Marquez memang cerdik.melihat situasi dan membangun taktik. P2 di garis start dan berada di sebelah kanan Bezzecchi  justru jadi keuntungannya  tersendiri.

"Saya lebih menyukai posisi tersebut," ucapnya.

Sebab, tikungan pertama yang mereka tuju akan berbelok ke kanan. Jad Marquez merasa tak perlu sibuk menutup racing line Bezzecchi. Lebih fokus menjaga jalur balapnya sendiri agar masuk tikungan pertama itu dari sisi dalam, sisi yang lebih menguntungkan untuk masuk dan keluar tikungan menuju tikungan berikutnya.

Alasan lain yang terbilang krusial adalah bahan bakar minyak (BBM) yang banyak di dalam tangki motor ternyata menyulitkan laju Bezzecchi. Ia paham niat MM93 untuk menguasai sisi dalam T1. Ia pun coba menutup racing line.

"Tapi, laju motor kami kalah. Berat BBM di dalam tangki motor menjadi beban setidaknya sampai 3 atau 4 laps awal. Setelah itu saya baru bisa sedikit mengembangkan kecepatan," cerita local hero San Marino yang tak jauh dari tempat latihan rutinnya di Ranch Tavuilla milik sang mentor, Valentino Rossi.

"Masalah sama sudah saya rasakan pada dua race sebelum ini," imbuhnya.

Bezzecchi menolak analisa ia (dan rekan setimnya, Jorge Martin) salah memilih ban pada sesi balap pendek itu. Keduanya memilih kompon medium sementara Marquez melaju dengan ban lembut (soft tyre).

"Ban tidak jadi masalah, soft atau medium,  karena buat saya daya cengkeraman di aspal Misano sama-sama bagus."

Meski demikian, lanjutnya,  ia dan tim belum memutuskan apakah bertahan dengan medium atau beralih ke kompon lain pada race utama hari ini. Yang lebih krusial adalah bagaimana agar BBM yang akan penuh di dalam tangki motor tidak lagi menjadi beban selepas start dan beberapa lap awal.

Bezzecchi dan tim teknisnya tentu saja sudah punya solusi untuk mengatasi problem BBM itu. Seperti apa ya itu adalah rahasia tim.

"Saya harap berjalan sesuai harapan. Saya akan membuat hidupnya (Marquez) lebih sulit," tegas Bezzecchi yang berada di 3 Besar klasemen sementara, defisit 22 poin dari Jorge Martin dan 8 angka dengan Marquez. 

 

 

 

 

Tag

Terpopuler

Terkini