Mobilinanews (Italia) - Hasil sesi Latihan (Practice) seri putaran ke-14 Moto3 2026 yang berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, San Marino, Italia, menyajikan aksi balap yang sangat seru dan dipenuhi oleh persaingan yang sengit.
Lintasan sepanjang 4.226 meter ini menjadi saksi ketatnya catatan waktu para pembalap kelas Moto3. Seluruh kontestan berusaha keras demi membukukan waktu lap terbaik mereka di atas trek kering Misano tersebut.
Pembalap asal Spanyol, David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP, tampil luar biasa dengan menjadi yang tercepat. Mengendarai motor KTM, ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 40,767 detik pada lap ke-15.
Kecepatan Almansa diikuti oleh Joel Kelso dari tim GRYD Racing yang berhasil menempati urutan kedua. Mengandalkan motor Honda, pembalap Australia tersebut mencetak waktu 1 menit 41,169 detik dengan selisih 0,402 detik.

Di posisi ketiga, pembalap CFMoto Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles, menunjukkan performa solid dengan KTM. Pembalap Spanyol ini meraih waktu 1 menit 41,325 detik dan meraih top speed tertinggi yakni 212,5 km/jam.
Perhatian utama masyarakat Indonesia tertuju pada penampilan gemilang pembalap muda berbakat, Veda Ega Pratama. Bersama Honda Team Asia, Veda memperlihatkan ritme konsisten dan adaptasi yang sangat mengagumkan di trek.
Sepanjang sesi Latihan ini, Veda Ega Pratama total melahap 17 putaran di atas lintasan Misano. Ketangguhan serta fokus tinggi membuatnya mampu meningkatkan kecepatan secara bertahap pada setiap putaran jalannya sesi.
Veda berhasil mencatatkan waktu lap terbaiknya yaitu 1 menit 41,770 detik yang dicetak pada lap ke-15. Hasil catatan waktu tersebut menempatkan dirinya berada di posisi ke-13 dalam daftar klasifikasi akhir sesi.
Catatan waktu Veda Pratama hanya terpaut selisih 1,003 detik saja dari David Almansa di posisi teratas. Selain itu, ia mengungguli rekan satu timnya di Honda Team Asia, Zen Mitani, yang berada di posisi ke-20.
Tak hanya catatan waktu lap yang tajam, performa kecepatan puncak (top speed) motor Veda juga sangat impresif. Pembalap bernomor motor 9 ini menembus kecepatan hingga 211,7 km/jam pada trek lurus Sirkuit Misano.

Kecepatan puncak 211,7 km/jam tersebut menempatkan Veda di jajaran atas daftar top speed latihan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi antara gaya balap Veda dan setelan mesin motor Honda bekerja baik.
Keberhasilan mengamankan posisi ke-13 menjadi hasil yang sangat krusial bagi perjuangan Veda Pratama. Keterangan resmi memastikan bahwa Veda Pratama akan langsung menjalani sesi kualifikasi 2 (Q2) pada esok hari tanpa lewat kualifikasi 1 (Q1).
Kepastian melangkah langsung Q2 besok memberikan keuntungan besar bagi Veda Pratama. Ia bisa fokus mematangkan strategi untuk merebut posisi start terdepan pada sesi perebutan grid esok hari.
Penampilan impresif Veda Ega Pratama di Italia ini tentu membakar semangat serta harapan para penggemar. Publik menanti kejutan berikutnya dari sang pembalap muda Indonesia dalam sesi kualifikasi Q2 esok hari.