Mobilinanews (Spanyol) - Sirkuit Madring di Madrid, Spanyol menjadi saksi drama panas putaran ke-14 F1 2026. Kimi Antonelli tampil luar biasa dengan mengamankan kemenangan manis yang kian memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara.
Pembalap muda tim Mercedes tersebut sukses meraih kemenangan kedelapannya musim ini secara fantastis. Ia mampu mengungguli rival terberatnya, Max Verstappen dari Red Bull serta Lando Norris yang membela tim McLaren.
Persaingan sengit langsung membara sejak awal balapan dimulai di mana benturan tak terhindarkan. Lando Norris yang mengawali lomba dari posisi terdepan berusaha keras mempertahankannya dari ancaman pembalap lainnya.
Antonelli yang mengawali balapan dari posisi kedua langsung melancarkan serangan agresif. Namun, ia sempat memotong dua tikungan saat berduel sengit melawan Norris hingga dipaksa mengembalikan posisinya tersebut.

Momen pengembalian posisi sempat berlangsung kacau hingga Antonelli disalip oleh Verstappen. Beruntung bagi pembalap Italia itu, Verstappen mengalami insiden serupa sehingga Antonelli kembali mengamankan posisi kedua.
Strategi masuk pit di bawah periode Virtual Safety Car (VSC) menjadi kunci sukses Mercedes. Momen krusial tersebut mengubah peta persaingan secara drastis serta menghancurkan peluang emas Norris untuk meraih podium utama.
Mercedes mengambil keputusan sangat sigap untuk memanggil Antonelli masuk ke dalam pit lane. Sementara itu, kubu McLaren justru tertimpa nasib sial akibat proses penggantian ban Norris berjalan sangat lambat.
Kombinasi pit stop murah dan masalah McLaren membuat Antonelli mengambil alih pimpinan balapan. Norris yang awalnya memegang kendali penuh justru harus melorot ke posisi ketiga di belakang Antonelli dan Verstappen.
Charles Leclerc dari Ferrari sempat memimpin lomba karena menunda pit stop demi Safety Car. Namun, harapan itu sirna sehingga ia masuk pit pada lap ke-48 dan menyerahkan pimpinan balapan kembali kepada Antonelli.
Meski sempat mengeluhkan adanya masalah pada sistem kemudi mobilnya, Antonelli tetap tampil sangat tenang. Pembalap berusia 20 tahun itu menjaga ritme balapnya hingga menyentuh garis finis pertama tanpa celah.

Kemenangan manis ini memperlebar keunggulan Antonelli di puncak klasemen menjadi 81 poin. Di sisi lain, rekan setimnya George Russell harus puas finis kelima usai menerapkan strategi pit stop ganda yang berisiko.
Nasib kurang beruntung harus dialami Lewis Hamilton yang terpaksa menyudahi balapan lebih awal. Pembalap veteran Inggris tersebut tidak dapat melanjutkan persaingan akibat mengalami kendala teknis pada sistem rem.
"Sangat menyenangkan bisa meraih kemenangan hari ini, tetapi kami tahu kami sedikit beruntung dengan waktu VSC. Lando mengendalikan balapan di depan, tetapi kami bisa masuk pit tepat saat VSC," ujar Antonelli.
"Kami juga bisa bahagia dengan kecepatan kami hari ini. Kami tahu kami masih belum sejalan dengan tim lain dalam hal peningkatan komponen, tetapi kami mampu memenangkan dua balapan terakhir di trek berbeda," tambahnya.