MotoGP 2026 Australia: Wow, Kelas MotoGP Juga Ikut Dibatalkan! Marc Marquez Rugi Besar

Minggu, 25/10/2026 12:22 WIB
Rulin purba


Hari terakhir Philip Island menjadi tuan rumah MotoGP, tutup seterusnya. (Foto: GnG-crash)
Hari terakhir Philip Island menjadi tuan rumah MotoGP, tutup seterusnya. (Foto: GnG-crash)

mobilinanews (Australia) - Perubahan terjadi dalam hitungan menit sementara kondisi cuaca di Philip Island tidak juga berubah. Setelah raceday Moto3 dan 2, kini ajang MotoGP juga ikut dibatalkan.

Alasan pembalakan sama, yakni faktor cuaca yang sama sekali tak bersahabat. Seperti dijabarkan Race Director MotoGP Graham Webber lewat laman resmi MotoGP, kondsinhujan lebat, angin kembang dan jarak pandang yang sangat terbatas maka tak mungkin mengoperasikan helikopter medis sesuai peraturan.

Fungsi heli tersebut sangat vital jika terjadi kecelakaan. Yakni terbang langsung ke rumah sakit rujukan di Melbourne yang berarti menyeberangi laut dari Philip Island.

Tadinya MotoGP sempat ditetapkan berlangsung hari ini dan satu-satunya sesi balapan dan direncanakan start pada pukul 16.00 waktu lokal.

Sebagai ganti acara sekaligus penghormatan dan perpisahan dengan sirkuit Philip Island yang mulai musim depan tak lagi menggelar seri MotoGP, panitia menggiring seluruh pembalap dengan motor masing-masing dari pitlane menuju titik start/finish di depan tribun utama. Dinsitu semua pembalap menyapa penonton yang masih setia menunggu.

Masalah selesai? Sepertinya belum karena pemilik tiket sudah mulai mempermasalahkan kompensasinya atau refund.

Dari sudut kepentingan di kompetisi, pembatalanbrace ini sangat merugikan Marc Marquez dalam perburuan gelar juara dunia tahun ini, sekaligus gelar ke-8-nya. Pasalnya, race ini jadi kesempatan emas untuk memperlebar jarak poin dengan rival terdekatnya, Jorge Martin, yang sedang absen balapan karena cedera.

Sebaliknya buat Martin. Ada waktu beberapa hari untuk melihat kemungkinan tampil di GP Malaysia pekan depan meski hanya dengan misi meraih poin seadanya. 

Tag

Terpopuler

Terkini