Jangan Tunggu V-Belt Putus, Kenali Gejala Kerusakan CVT Agar Aman Bermotor

Senin, 26/10/2026 12:30 WIB
Wilfrid Kolo


Makanik AHASS melakukan penggantian V-Belt motor matic Honda
Makanik AHASS melakukan penggantian V-Belt motor matic Honda

mobilinanews (Jakarta) – Komponen motor matic perlu menjadi perhatian, sehingga pemotor dapat beraktivitas dengan nyaman. 

Pengguna motor perlu lebih aware, karena terdapat komponen penting yang perlu mendapat perhatian, yaitu drive belt atau v-belt. Komponen ini berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang melalui sistem Continuously Variable Transmission (CVT). 

Karena posisinya tertutup di dalam rumah CVT, kondisi drive belt kerap luput. Padahal, pemakaian terus-menerus dapat menyebabkan komponen mengalami keausan.

Jika tidak terdeteksi, kerusakan berisiko membuat sepeda motor kehilangan kemampuan meneruskan tenaga ke roda belakang.

Untuk itu, main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), mengimbau konsumen untuk mengenali gejala gangguan CVT dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan saat mendeteksi potensi masalah pada CVT.

Muncul Suara Decitan dan Getaran Tidak Normal 

Suara decitan dari area CVT, terutama ketika motor mulai bergerak, perlu diwaspadai. Gejala tersebut dapat berkaitan dengan kondisi drive belt maupun komponen transmisi lainnya.

Getaran berlebih saat akselerasi awal juga bisa menjadi tanda adanya gangguan yang perlu diperiksa lebih lanjut 

Jika tarikan terasa berbeda dari biasanya, pengendara sebaiknya tidak langsung menyimpulkan penyebabnya. Pemeriksaan oleh mekanik diperlukan untuk memastikan sumber masalah dan menentukan penanganan yang tepat.

Periksa Kondisi dan Usia Pakai V-Belt

Kondisi fisik drive belt tidak dapat diperiksa secara menyeluruh dari luar karena komponen ini berada di dalam rumah CVT. Mekanik perlu membuka penutup transmisi untuk memeriksa keausan, retakan, serta kerusakan pada bagian bergerigi.

Pemeriksaan CVT perlu jadwal perawatan pada buku pedoman. Pada interval tertentu, termasuk setiap kelipatan 8.000 kilometer untuk pemeriksaan sesuai jadwal model terkait, mekanik dapat mengevaluasi kondisi komponen sekaligus membersihkan ruang CVT. 

Gunakan Suku Cadang Orisinal Sesuai Spesifikasi

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan drive belt perlu diganti, konsumen disarankan menggunakan Honda Genuine Parts (HGP) yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motornya.

Head of Technical Training PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi mengatakan penanganan yang tepat membantu menjaga penyaluran tenaga tetap optimal dan mengurangi risiko gangguan saat berkendara.

“Pengendara perlu memperhatikan perubahan suara dan respons sepeda motor saat digunakan. Jika muncul gejala yang tidak biasa, segera lakukan pemeriksaan agar penyebabnya dapat diketahui lebih awal dan tidak berkembang menjadi kerusakan serius,” ujar Head of Technical Training PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi.

WMS mengimbau konsumen untuk melakukan perawatan berkala di bengkel resmi AHASS, karena didukung mekanik terlatih, peralatan yang sesuai, dan penggunaan Honda Genuine Parts (HGP).

Tag

Terpopuler

Terkini