Mobilinanews (Sepang) - Veda Ega Pratama tampil luar biasa di Moto3 Sepang 2026 dengan meraih podium kedua. Pembalap Honda Team Asia ini menjadi satu-satunya penunggang NSF250RW yang sanggup menembus dominasi barisan pembalap tangguh penunggang motor KTM.
Memulai balapan dari posisi kedelapan di grid, Veda langsung menunjukkan manuver agresif sejak awal. Ia tidak membiarkan deretan rider KTM mendominasi jalannya balapan 15 lap di sirkuit Sepang yang sangat menantang.
Sebagai tumpuan utama pabrikan Honda, Veda bertarung sengit melawan rombongan KTM. Di tengah gempuran rider KTM seperti Maximo Quiles dan Alvaro Carpe, Veda tetap tenang menjaga ritme balapannya dengan sangat baik.
Veda mencatatkan waktu putaran terbaiknya 2 menit 11,260 detik pada lap ketiga. Catatan waktu tersebut membuktikan bahwa Honda milik Veda mampu menempel ketat kecepatan motor KTM di barisan paling depan kompetisi.

Kecepatan puncak Honda Veda mencapai 234,2 km/jam di lintasan lurus Sepang. Angka ini sangat kompetitif untuk menempel kecepatan maksimal mesin KTM yang dikendarai Quiles yang mencatatkan top speed 234,7 km/jam.
Sepanjang 15 lap yang kompetitif, Veda secara konsisten berada di grup terdepan. Pertarungan jarak dekat antar pembalap tidak menggoyahkan fokus Veda untuk merebut posisi terbaik demi mengibarkan bendera Merah Putih.
Pada lap-lap akhir, pertarungan antara Veda dan para pembalap KTM semakin memuncak. Veda terus melancarkan tekanan demi mempertahankan posisi podium dari kejaran Alvaro Carpe, Hakim Danish, hingga David Almansa.
Saat menyentuh garis finis, Veda mengamankan podium kedua dengan total waktu 33 menit 11,368 detik. Ia finis di belakang Maximo Quiles yang memenangi balapan utama seri Sepang ini dengan selisih 3,734 detik.
Veda berhasil mengungguli barisan pembalap KTM seperti Alvaro Carpe yang harus puas di posisi ketiga dan pembalap tuan rumah Hakim Danish di posisi keempat. Hasil ini menegaskan keunggulan strategi balap dari Veda.
Veda menjadi pembalap Honda paling cepat di Sepang, mengungguli pembalap Honda lainnya seperti Adrian Fernandez yang finis di posisi ketujuh. Performa ini membuktikan potensi masif Veda sebagai rider papan atas.

Tambahan 20 poin dari podium kedua ini membuat koleksi poin Veda menjadi 131 poin di klasemen. Raihan poin vital ini memperkuat posisinya di peringkat ketujuh dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026.
Di kategori Rookie of the Year, Veda menempati posisi kedua dengan total 131 poin. Ia berada tepat di belakang Brian Uriarte yang memimpin klasemen pendatang baru, menegaskan statusnya sebagai rookie potensial.
Keberhasilan menembus dominasi KTM di Sepang membuktikan kapasitas Veda bertarung di level tertinggi. Penguasaan teknik di tikungan teknis Sepang menjadi kunci suksesnya meredam keunggulan akselerasi lawan-lawannya.
Hasil di Malaysia menjadi bukti nyata perkembangan pesat Veda Ega Pratama di ajang Moto3 2026. Keberhasilannya mengalahkan mayoritas rider KTM memberi optimisme besar untuk menghadapi dua seri terakhir musim ini.