mobilinanews

Jelang Seri 1 Kejurnas Balap Mobil ISSOM 2023, Toyota Gazoo Racing Indonesia Belum Tentukan Pembalap

Senin, 20/02/2023 08:18 WIB
Jelang Seri 1 Kejurnas Balap Mobil ISSOM 2023, Toyota Gazoo Racing Indonesia Belum Tentukan Pembalap
Toyota Gazoo Racing Indonesia akan kembali turun berlomba pada Kejurnas Balap Mobil ISSOM 2023. (foto : dok dimitri fitra)

mobilinanews (Jakarta) - Round pembuka Kejurnas Balap Mobil ISSOM 2023, kurang 2 minggu lagi. Tepatnya, akan dihelat di Sentul International Circuit Bogor, 4-5 Maret mendatang. Namun, Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI), belum menentukan skuadnya.

"Terus terang, kami masih menyiapkan skuad yang ada sekarang yakni Jordan Johan. Untuk (pembalap) yang lain, memang belum. Tapi, kami sudah memiliki nama-nama nominator jika diperlukan," ujar Dimitri Fitra Ditama, Direktur TGRI kepada mobilinanews.

Meski begitu, Dimitri Fitra minta agar nama calon pembalap TGRI untuk mendampingi Jordan untuk tidak diekspos dulu. 

"Ini kan memang menunggu momentum setelah Rakernas IMI (dan IMI Awards) di mana draft regulasi telah disahkan sebagai peraturan lomba. Dengan adanya peraturan itu, kemudian kami bisa menentukan akan turun di kelas apa pada Kejurnas Balap Mobil musim ini," terang Dimitri Fitra.

Berbagai kemungkinan, bisa saja terjadi. Namun yang sudah pasti, lanjut putra mendiang Pak Memet Djumhana - salah satu pendiri tim - TGRI akan turun di kelas ITCR 1.200 dengan pembalap Jordan Johan.

"Bisa saja, misalnya Jordan turun balap di 2 kelas yaitu ITCR 1.200 dan ITCR 1.600 Max. Yang menjadi pertanyaan kan, apakah kelas ITCR 1.600 Max ada pembalapnya? Sementara untuk kelas Kejurnas, sedikitnya harus diikuti 5 pembalap (mobil)," lanjut Dimitri Fitra.

Menurut informasi yang dihimpun mobilinanews, kelas ITCR Max masih diminati para pembalap. Yang sudah pasti siap berlaga di kelas bergengsi itu ada Benny Santoso yang telah menyiapkan mobil barunya. Lalu, ada Dypo Fitra dan Avan Abdullah, keduanya mengandalkan Toyota Yaris. Kemungkinan Ican, serta ada pembalap lain juga ikutan namun belum terdeteksi.

Namun, bagi Toyota Gazoo Racing Indonesia bisa juga kelas ITCR 1.200 dengan pembalap sendiri, kelas ITCR 1.600 Max juga dengan pembalap lain.

"Yang jelas, kami telah memiliki nominasi. Kalau misalnya TGRI hanya turun di kelas ITCR 1.200 namun dengan 2 pembalap. Atau jika turun di dua kelas, siapa yang akan menjadi pembalap di ITCR Max-nya, kami sudah siapkan namanya," pungkas Dimitri Fitra. 

Wah, seru juga nih mencermati pergerakan TGRI. (bs)  

About Us | Our Team | Careers | Pedoman Siber | Disclaimer

© 2017 mobilinanews.com All Right Reserved
frodo