mobilinanews (Perancis) - Sirkuit Paul Richard, Perancis menjadi saksi bisu pagelaran awal dari WTCC 2016 yang diadakan pada akhir pekan kemarin (1-3/4).
Sama seperti F1, sesi kualifikasi baru yang dinamai MAC3 tidak separah di balap jet darat yang menggunakan sistem gugur.
Sistem MAC3 ini adalah sistem kualifikasi berbasis time trial dengan menghasilkan poin ekstra ketika 3 mobil dari pabrikan yang sama bertarung satu sama lain demi meraih poin ekstra.
Para pebalap menyukainya dan tidak ada yang menolak seperti di F1. "Tim-tim dan pebalap menyukai sistem baru ini. Hebatnya, kita berhasil melakukannya dan sukses besar," ujar promotor WTCC Francois Ribeiro kepada Touringcartimes.
Pada race pertama, Rob Huff berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan Mehdi Bennani (Citroen) yang harus finish di posisi kedua dan posisi ketiga dihuni Norbert Michelisz (Honda).
"Saya meraih hasil bagus ini karena start dari urutan terdepan dan kesempatan ini tidak saya sia-siakan begitu saja," ujar pebalap Honda itu.
Pada race kedua, pebalap asal Inggris itu kehilangan posisi karena bertabrakan dengan pebalap Lada yaitu Hugo Valente yang gagal menghindar dari kesalahan pebalap Italia,Gabrielle Tarquini di awal lomba.
Akibatnya kesempatan Huff untuk meraih kemenanganpun hilang dan Jose Maria Lopez berhasil meraih kemenangan di race kedua ini.
Sebagai juara kedua adalah rekan setim Huff, Tiago Monteiro dan juara ketiganya juga menggunakan Honda yakni Norbert Michelisz.
Pada klasemen sementara, Lopez berhasil memimpin dengan 38 poin disusul Monteiro dengan 34 poin dan Huff sendiri dengan 33 poin.
Balapan berikutnya akan diadakan di Slovakia pada 17 April 2016. (Teks Berto Pramadya)