Buang Ego Dan Utamakan Kebersamaan Guna Selesaikan Konflik IMI

Selasa, 12/07/2016 22:15 WIB
redaksi


Moreno Soeprapto, buang ego masing-masing mumpung masih suasana Lebaran
Moreno Soeprapto, buang ego masing-masing mumpung masih suasana Lebaran

mobilinanews (Jakarta) – Untuk menyelesaikan konflik di tubuh Ikatan Motor Indonesia (IMI) tidak perlu harus menunggu hasil putusan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI). Tapi lebih penting adalah membuang ego dan mengutamakan kebersamaan untuk kemajuan IMI di Indonesia.

“Apapun hasilnya dari putusan BAORI yang kabarnya akan segera dikeluarkan, itu bukan solusi atasi persoalan di IMI. Karena siapa pun yang menang akan melahirkan masalah baru lagi,” ujar Moreno Soeprapto, pebalap senior yang juga anggota DPR dari partai Gerindra kepada mobilinanews.

Moreno yang ditemui di Gedung DPR Senayan belum lama ini menyatakan, siapa pun yang menang pasti masih ada yang terluka. Kalau misalnya pihak Sadikin Aksa yang dinyatakan menang, tentu kubu penggugat tidak serta merta legowo dan bergabung dengan gerbong PP IMI sekarang.

Apalagi kalau pihak penggugat diantaranya dimotori Pengprov IMI DKI Jaya, IMI Sumut, IMI Riau dan IMI Kalimantan Tengah yang memenangkan persidangan, akan timbul masalah baru lagi. Karena rekomendasinya harus melakukan Munas IMI ulang.

“Maka itu menurut saya yang paling benar adalah kedua belah pihak saling bertemu. Apa susahnya? Kan mereka semua teman. Pak Sadikin Aksa seorang pereli dan Pak Prasetyo Edi Marsudi seorang offroader nasional. Orang sebelum ini mereka berteman baik kok. Kenapa sekarang jadi saling musuhan?,” tanya Moreno.

Mumpung suasana masih Lebaran, saling silaturahmi sangat dianjurkan dan akan membawa kebaikan untuk semua. “Kalau sudah ketemu, sudah ngobrol-ngobrol, kan tinggal membicarakan soal masa depan IMI. Ya, misalnya power sharring. Misalnya Pak Prasetyo didapuk sebagai ketua dewan penasehat PP IMI, dan memasukkan orang-orangnya dalam kepengurusan. Nah, apa susahnya,” ungkap pria ganteng yang masih suka melajang ini.

Kalau masih mengedepankan ego masing-masing, merasa paling jago sendiri, paling benar sendiri, tidak akan menghasilkan apa-apa. “Saya mau tanya, selama ini setiap kali mau Munas IMI juga selalu tegang. Tapi tidak ada yang sampai dibawa ke BAORI. Berarti memang ada sesuatu yang perlu diselesaikan. Tapi udahlah, ayo ketemuan saja,” tambahnya.

Kalau tetap saja tidak ada yang mau mengalah, yang rugi ya otomotif Indonesia. Lihat saja, karena Pengprov IMI terbelah, kemudian beberapa cabang motorsport tidak bisa jalan seperti dulu. Kejurnas reli dan speed offroad tidak terselenggara.

Beberapa cabang motorsport yang lain juga tidak berlangsung seperti yang diharapkan.  Langkah selanjutnya yang akan dilakukan Moreno sebagai wakil rakyat adalah dengan menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah dalam hal Kemenpora.

“Ya, Kemenpora sebagai orang tua semua cabang olahraga juga harus turun tangan. Tidak boleh mendiamkan saja. Ada persoalan harus diselesaikan. Nanti kami akan panggil Kemenpora ke DPR,” ujar Moreno.

Menurut sumber di KONI Pusat, hasil sidang BAORI akan diputuskan pada Selasa, 19 Juli 2016.

Kita tunggu babak baru di IMI. (budi santen)

 

Tag

Terpopuler

Terkini