Mau Motor Irit, Aman dan Nyaman? Pakai Ukuran Ban Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Selasa, 13/09/2016 19:26 WIB
redaksi


Ban ramping milik Yamaha Mio M3 sudah dihitung cukup aman dan nyaman. Sekaligus membuatnya lebih irit bahan bakar
Ban ramping milik Yamaha Mio M3 sudah dihitung cukup aman dan nyaman. Sekaligus membuatnya lebih irit bahan bakar

mobilinanews (Jakarta) – Ban bukan sekadar komponen penunjang keamanan dan keselamatan mengendarai kuda besi. Irit atau borosnya motor Bro dan Sist juga dipengaruhi ukuran ban terpasang.

Sebenarnya, pabrikan motor sudah peduli soal performa maksimal motor terkait ban. Karena itu, dalam sticker informasi ban yang menempel di bodi motor, tercantum soal ukuran yang direkomendasikan. “Pabrikan motor memilih ukuran dan profil ban paling pas, agar bisa memaksimalkan performa motor mereka,” jelas H. Riza, Head Division Marketing PT. Suryaraya Rubberindo Industries (SRI), produsen ban FDR.

Nah, ini jadi perhatian kita, Bro dan Sist. Kita ambil contoh penerapan ukuran tapak ban di skuter matik. Yaitu, Yamaha Mio M3 dan keluarga Mio lainnya. Yang mana, Mio M3 pakai ban ukuran 70/90-14 di depan dan 80/90-14 di belakang. Sementara, ada keluarga Mio yang lain pakai karet hitam bundar ukuran 89/90-14 di depan dan 90/90 di belakang. Ukuran keluarga Mio selain M3, mirip dengan matik-matik keluaran Honda.

Menurut Jimmy Handoyo, kepala departemen technical service & development, PT. SRI, ukuran lebih besar memang membuat motor jadi lebih aman dan nyaman di kendarai. “Tapak yang lebih lebar, di keluarga Mio selain M3 membuat area kontak ban ke aspal lebih besar. Makanya, cengkramannya lebih kuat dibanding yang tapaknya lebih kecil,” jelasnya.

Area kontak ban yang lebar membuat motor terasa lebih nyaman. Dan tentunya lebih aman. Menikung pun jadi lebih pede, karena bagian sisi ban juga lebar area kontaknya. Dan, jika melewati jalan beda tinggi, ban bertapak lebih lebar mengurangi kemungkinan motor oleng.

Tapi, ada tapinya, nih. Masih menurut Jimmy, ban bertapak lebih lebar juga punya dampak negatif pada konsumsi bahan bakar. Pasalnya, ban tapak lebar menuntut pelek profil lebar juga. Otomatis, pelek ini lebih berat. Karena bobot putar roda bertambah, otomatis konsumsi bahan bakar pun naik.

Ditambah, “Cengkraman lebih kuat akibat kontak area ban yang lebar menambah gaya gesek ban ke aspal. Ini jadi hambatan putar roda juga. Makanya, bisa mempengaruhi motor jadi sedikit lebih boros,” pungkas Jimmy.

Simpulannya, Jimmy menyarankan agar biker mengikuti anjuran pabrikan motor soal pemilihan ukuran ban. Karena ini menyangkut performa motor, keamanan dan kenyamanan saat dikendarai di segala kondisi. Dan, yang terpenting, berkaitan dengan keinginan motor untuk nenggak bensin. (Aries Susanto)

Tag

Terpopuler

Terkini