motorinanews - Sempat ramai diperbicangkan dari dua hari lalu mengenai Yamaha Jepang melakukan recall, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melalui web resminya mengumumkan pertanggungjawaban mengenai hal itu karena Yamaha Indonesia posisinya adalah selaku produsen global produk YZF-R25, YZF-R25A, YZF-R3A, MT250 (16/6).
Kasus ini mencuat awalnya dari Yamaha Jepang yang merilis surat pemberitahuan Recall sekitar 15.072 unit motor. Unit terbanyak yang di recall adalah R25 yang mencapai 8.614 unit dan kedua adalah MT-25 yang totalnya ada 2.226 unit.
Secara umum unit yang di recall adalah motor yang diproduksi dari 6 Oktober 2014 hingga 23 May 2016. Dan kabar yang telah beredar ada tiga penyebab utama mengapa Yamaha harus merecall unit motor sport dua silinder tersebut.
Yang pertama terdapat pada masalah penggerak pompa oli. Dimana penggerak pompa oli yang terbuat dari bahan resin atau plastik riskan rusak pada saat motor digeber dengan rpm tinggi.
Selanjutnya terdapat pada masalah transmisi terutama dibagian bearing dari plat penekan. Jadi pada saat pengoperasian kopling yang dilakukan berulang-ulang dapat membuat bearing cepat rusak. Akibatnya pengendara susah melakukan perpindahan gigi dan tentu itu sangat bahaya.
Terakhir ada di bagian rem depan. Yakni letak selang rem yang sering bergesekan dengan radiator pada saat motor digunakan. Akibatnya tekanan pada sistem pengereman hidrolik berkurang. Untuk masalah selang rem depan ini hanya terjadi di MT series baik MT320 maupun MT250/ MT25.
Untuk para pengguna YZF-R25 dan MT25 di Indonesia tidak perlu khawatir, karena YIMM dalam waktu dekat akan segera mengumumkan penanganannya. Pengumuman resmi akan di sampaikan melalui website resmi Yamaha Indonesia dan jaringan dealer resmi Yamaha.