motorinanews (Jepang) – Kunjungan kerja M Abidin atau Abidin San, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ke kantor pusat Yamaha di Iwata, Jepang, pada awal September 2015 mungkin terlalu serius diikuti. Tapi bagaimana dengan kehidupan seharian di negeri matahari terbit tersebut.
Berikut rangkain cerita yang diabadikan oleh Abidin San melalui kameranya...
6 September 2015
Waktu hampir jam 10 pagi, saat boss layanan purna jual dan motorsport Yamaha Indonesia itu tiba di Haneda Airport di Tokyo. Lalu sekitar sejam kemudian, Abidin San sudah tiba di stasiun kereta api cepat (peluru) Shinkansen.
Kereta api peluru ini menurut Abidin San punya tiga level kecepatan, yaitu Kodama kecepatan sekitar 250 km/jam, Hikari di atas 250 km/jam dan Nozomi yang kecepatannya sudah setara dengan top performa MotoGP.
Abidin San menyebut sejak menjajal Shinkansen 24 tahun silam, kualitas interior kereta api peluru ini semakin baik. “Kabarnya pemerintahan Jokowi sedang mempelajari pembangunan kereta api peluru ini di Indonesia. Sayangnya, yang dikembangkan kabarnya yang versi sedang saja,” kata Abidin San.
7 September 2015
Di hari kedua tugas kerjanya di Jepang, GM After Sales & Motorsport YIMM ini diajak mampir ke rumah koleganya. “... Sambutan mereka hangat, mulai dari menjemput hingga memasak masakan Jepang kesukaan saya. Jepang (sudah jadi) rumah kedua saya,” imbuh Abidin San.
Mampir dinner di Rumah para Sensei , Masayoshi San yang bijak banget ..dan Komori San "Simple man" ...sambutan hangat mereka , mulai dari menjemput dan memasak masakan jepang kesukaan saya ...Jepang rumah kedua saya ..!
8 September 2015
Di hari ketiga, Abidin San kembali menunjukkan antusiasmenya pada makanan-makanan Jepang yang menjadi favoritnya. Info menarik di sini, meski tidak menyebutkan secara langsung, kabarnya pihak Yamaha tengah mempersiapkan kejutan selebrasi juara dunia MotoGP 2015 pada seri ke-15 di sirkuit Motegi, Jepang.
Sekedar menyegarkan ingatan Anda, MotoGP 2015 akan berlangsung 18 seri. Artinya jika Valentino Rossi mampu menjaga konsistensinya di depan Marc Marquez pada 3 seri ke depan (Misano - Italia 13 September, Aragon – Spanyol 27 September, Motegi – Jepang 11 Oktober 2015), maka dapat dipastikan titel juara dunia akan jatuh ke Yamaha. Pasalnya hingga seri ke-12, Valentino Rossi sudah unggul 77 poin dari Marc Marquez, dengan sistem perolehan poin maksimum 25 per seri, kemenangan di Motegi tentu menjadi sangat krusial bagi Yamaha.
Di hari ketiga perjalanannya ini, Abidin San menyebut Jepang mulai didera hujan lebat dan angin kencang.

9 September 2015
Hari ini (saat tulisan ini diturunkan), perjalanan dinas boss Yamaha Indonesia ke Jepang kali ini akan berakhir dan segera kembali ke Indonesia. “Sudah kangen makanan rumah,” pungkas pria beranak tiga ini.
Ok, Abidin San. Ditunggu kisah-kisah menarik berikutnya. Sampai ketemu di tanah air...