motorinanews (MotoGP) – Balapan 30 lap MotoGP #TheGrandFinale di sirkuit Valencia malam tadi (8/11) waktu Indonesia menjadi milik Jorge Lorenzo. Pembalap Movistar Yamaha MotoGP berhasil memimpin sejak start hingga finish.
Kunci kemenangan Jorge Lorenzo adalah ketidakmampuan dua pembalap Repsol Honda Team melewatinya sepanjang balapan. Meski demikian yang agak mengundang tanya tanya adalah aksi Marc Marquez yang tampil agresif dan mampu menempel sejak awal, serta beberapa kali memiliki race pace yang lebih cepat namum tidak pernah berusaha mendahului.
“Saya berpikir situasi ini sangat buruk, sebuah hari yang memalukan dan sulit dipercaya. Tingkah laku Marquez sangat buruk, khususnya untuk dunia sport. Tidak seorang pun mengharapkan hal ini, karena seorang pembalap Honda telah membuat seorang pembalap Yamaha menang. Dia (Marquez) bahkan memberikan tekanan untuk rekan setimnya (Dani Pedrosa). Hal ini pemberitaan yang sangat, sangat buruk,” kata Valentino Rossi di situs resmi MotoGP.
Upaya Marc Marquez membantu Jorge Lorenzo juara nampak pada 3 lap terakhir. Terlihat sulit mendahului Jorge Lorenzo, namun ketika rekan setimnya Dani Pedrosa berusaha mendahuluinya, Marc Marquez tiba-tiba sangat agresif menutup jalan rekan setimnya. Padahal di saat itu, Dani Pedrosa memiliki catatan lebih cepat dibanding Jorge Lorenzo dan Marc Marguez.
Asal bukan Valentino Rossi yah, Marc?