motorinanews (MotoGP) – Gelaran MotoGP 2015 mencapai puncak di Valencia, Minggu (8/11), setelah 17 seri balapan, 418 lap dan total jarak tempuh 1988,8 km. Terlepas dari insiden kontroversial #SepangClash antara Valentino Rossi dan Marc Marquez, seri ke-18 MotoGP adalah panggung pertarungan Valentino Rossi versus Jorge Lorenzo.
Sepanjang sejarah 67 tahun MotoGP, hanya ada 16 kali kejuaraan dimana juaranya ditentukan di seri terakhir. Dan sejak tahun 1992, jarak poin antara kandidat juara kali ini merupakan yang terdekat hanya selisih tujun poin, Valentino Rossi (312) dan Jorge Lorenzo (305). Dan sejak tahun 2002, seri terakhir MotoGP selalu dilangsukan di sirkuit Valencia, Spanyol.
Tahun 2006, Valentino Rossi yang finish di posisi 13 harus menyerahkan titel juara kepada Nicky Hayden yang finish di posisi ke-3. Rossi “hanya” mengumpulkan poin 247 dan Hayden 252 poin. Tahun 2013, Lorenzo yang berhasil finish pertama tetap harus menyerahkan titel juara kepada Marc Marquez yang finish ke-3. Di akhir balapan, Marquez mengumpulkan nilai 304 dan Lorenzo 300 poin. Bedanya kali ini, pertarungan di Valencia memiliki tensi lebih tinggi dan dramatis.
Meski sudah dihukum untuk start dari posisi belakang di Valencia, Valentino Rossi masih menunggu keajaiban dari banding di Court of Arbitration for Sport, dimana keputusan final atas hukuman terhadap dirinya akan diumumkan Jumat, 6 November 2015 atau dua hari sebelum race dimulai.
Pada MotoGP tahun 2014, juara seri diraih Marc Marquez, diikuti Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Lorenzo sendiri terpaksa berhenti lebih dahulu sebelum balapan selesai karena masalah ban.