Ibnu Sambodo, Manager Kawasaki Manual Tech Bicara Tentang Dunia Balap Motor Indonesia

Selasa, 08/09/2015 09:08 WIB
redaksi


motorinanews (Jakarta) – Di artikel sebelumnya, Supriyanto selaku Manager Motorsport Yamaha Indonesia berbagi pendangan mengenai dunia balap motor di tanah air (klik di sini). Kini giliran Ibnu Sambodo selaku Manager Kawasaki Manual Tech yang berbagi pandangan.

Ibnu Sambodo yang akrab disapa Pakde merupakan tokoh tenang bertangan dingin yang berperan penting mengangkat nama H.A. Yudhistira menjadi raja di kejurnas supersport 600cc di tanah air, sekaligus salah satu pembalap terhebat di kelas tersebut di pentas Asia pada tahun 2015 ini.

Ibnu Sambodo (Manager Kawasaki KYT Manual Tech)

Kami tim Kawasaki saat ini berharap dapat membawa pebalap kami (Yudhistira) menjadi juara di level Asia lebih dahulu (baca juga Ini Dia Rencana Yudhistira Pebalap Andalan Kawasaki Ke Depan). Jangan berpikir ke level yang lebih tinggi dahulu, karena di level ARRC saja kita masih berkutat di posisi 5 besar.

Untuk menjadi juara di kelas supersport 600cc di Asia juga tidak mudah, karena harus diakui para rider dari Jepang, Thailand dan Malaysia punya pengalaman lebih baik di kelas ini. Sementara di Indonesia, kultur balap supersport 600cc masih tergolong baru.

Apalagi ketiga negara tersebut didukung dengan adanya sirkuit balap yang bagus, sementara kita belum punya. Sentul bukanlah sirkuit yang bagus untuk meningkatkan kemampuan para pembalap. Sirkuit ini kurang sulit untuk rider meningkatkan kemampuan, dan aspalnya dibanding sirkuit lain di Asia grip levelnya kurang bagus.

Kami pelaku dunia balap di Indoensia berharap pemerintah bisa punya kebijakan yang mendukung upaya peningkatan pada hal tersebut.  Di level Asia sebenarnya Indonesia punya cukup muka. Di Sentul misalnya, kita bisa juara. Padahal di situ pembalap kita berhadapan dengan para pembalap tangguh dari Jepang, Australia, Thailand dan Malaysia. Di Sepang pun kita bisa juara. Ini berarti kualitas skill dan kemampuan pembalap kita tidaklah memalukan.

Andai saja Indonesia punya sirkuit yang bagus, maka upaya peningkatan kualitas pembalap bisa berjalan lebih cepat. (Tamat)

Tag

Terpopuler

Terkini