Kejurnas Balap Motor 2 Adem Ayem, Yamaha Dukung Terus

Rabu, 26/08/2015 07:37 WIB
redaksi


Foto : istimewa
Foto : istimewa

motorinanews (Jakarta) – Sebenarnya motorinanews sudah patang arang. Maka akhirnya memilih untuk berdiam diri. Sebab jika mau ngobrolin soal kejurnas balap motor tahun ini,  sudah kehabisan kata-kata. Kok jadi begini amat?

Betapa PP IMI sebagai induk organisasi bermotor sangat tidak konsisten. Pertama, direncanakan bakal menggelar seri 2 kejurnas balap motor (sebelumnya namanya Indoprix) di sirkuit Skyland, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Tapi tiba-tiba digelar di Sentul kecil.

Lalu, pelanggaran berikutnya, PP IMI menjadi penyelenggara event kembali. Padahal regulator tidak boleh menggelar event balap. Kenapa tidak dikasih promotor atau pengprov IMI sebagai penyelenggara?

Okey, kita lupakan itu. Tapi kok seri 2 di Sentul kecil nggak ada geregetnya? Boro-boro harus live tv, publikasi saja nyaris tidak ada. Mau dibawa ke mana balap motor Indonesia?

Tapi kemudian motorinanews menyimak komentar M Abidin selaku GM Aftersales dan Motorsport PT Yamaha Indonesia.  Ini yang menyejukkan.

” Gereget atau tidak gereget menurut saya bukalan sebuah ukuran, tapi proses pembinaanlah yang harus dikedepankan.” tutur Abidin.  

” Bentuk dukungan saya adalah satu tetap ikut Indoprix full series. Lalu adalah terus memperlihatkan development teknologi injeksi, dan yang ketiga tetap menjadikan balap bebek sebagai basic balap atau pembinaan dasar. Karena pada dasarnya ini produk asia, balap bebek adalah budaya asia, dan sirkuit dan infrastrukrur balap cocok untuk bslap bebek jadi balap bebek itu budaya orang Asia,” lanjutnya.

Selain itu Abidin juga mempunyai pendapat bahwa balapan bebek merupakan basis untuk pembalap di Indonesia.  Balap motor bebek itu merupakan bagian dari history balap motor di Indonesia, bukan balapan sport.

Masa depan dari para pembalap muda Indonesia lebih penting, karena mereka membutuhkan jam terbang yang tinggi. Balapan motor sport di Indonesia belum bisa dijadikan basis balap untuk saat ini. Kendala sirkuit yang bisa dipakai untuk balap sport baru ada satu dan motor sportnya baru berkembang pada saat ini.

”Sirkuit cuma satu, dan motor sportnya juga baru berkembang, ditambah lagi teknology injeksinya belum dikuasai, ini mimpi yg dipaksakan ” ungkap Abidin.

Menurut Abisin, balap Indonesia harus mempunyai karakter tersendiri dan itu dimulai dari management tim, teknisi, pembalap dan juga sponsor. Selain itu jangan lupa buat jaringan bisnis dunia balap di dalamnya sehingga terjadi proses simbiosis mutualisme.

Tag

Terpopuler

Terkini