Karburator Vakum Ngadat? Pakai Cara Ini

Senin, 11/07/2016 14:15 WIB
redaksi


motorinanews - Sebelum banyak beredar motor dengan sistem injeksi, motor yang mengaplikasikan constan velocity atau yang dikenal karburator vakum lebih dulu mendarat di tanah air. Beberapa motor yang mengaplikasikan karburator jenis ini diantaranya Yamaha Byson, Suzuki Thunder 125, Suzuki Satria F150, Honda BeAt, Yamaha Mio, Honda Vario dan lain-lain (11/7).

Tapi banyak sebagian pemakainya mengeluhkan karburator vakum yang sudah mulai ngadat termakan usia. Selain itu apabila karet vakum sobek, harus mengeluarkan banyak uang untuk mengganti dengan yang baru. Jika tidak diganti, tentu efeknya pada performa motor, karena gerak naik turun skep tidak teratur.

Nah, dari pada harus mengganti karburator baru, solusinya bisa dengan merubah karburator vakum menjadi skep atau kembali ke konvensional. Gerak naik skep tidak lagi berdasarkan kevakuman, melainkan langgsung mengikuti gerakan putaran grip gas.

Hasilnya motor bisa lebih responsive. Kendati demikian memang diperlukan dana setidaknya Rp 300 ribu karena tidak bisa di custom sendiri harus dibawa ke tukang bubut. Prosesnya dengan melepas bilah kupu-kupu dan karet vakum kemudian diubah layaknya karburator konvensional dengan skep dan per / pegas. Pekerjaan ini bisa diserahkan ke tukang bubut. Nah berikut ini adalah tampilan karburator vakum yang telah di custom menjadi skep.

Selain merubah karburator vakum menjadi skep, agar didapatkan performa yang lebih maksimal anda bisa memperbesar diameter venturi. Pada motor skutik diameter venture biasanya 26 mm, cukup dibesarkan menjadi 28 mm tarikan motor lebih mantap.

Tag

Terpopuler

Terkini