Market Cenderung Stagnan, Nissan Pilih Ikut 2 Pameran

Senin, 09/03/2015 16:28 WIB
redaksi


mobilinanews.com (Jakarta) – Tahun fiskal akan segera berakhir pada Maret ini. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah menorehkan hasil penjualan setahun terakhir dengan 40 ribu unit kendaraan. Lalu bagaimana dengan prediksi jualan untuk setahun mendatang?

Budi Nur Mukmin selaku general manager marketing strategy and communication PT NMI menyebut tahun ini cenderung stagnan dan malah lesu. Salah satu penyebabnya, kurs rupiah yang  melemah terhadap dollar Amerika Serikat (sempat mencapai Rp 13.000,-) dilihat Budi bisa mempengaruhi omset penjualan.

“Melemahnya rupiah akan sangat mempengaruhi variable penting untuk cost produksi. Kecenderungan itu masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan. Maka itu, kami tidak berani memasang target penjualan terlalu optimis. Paling tidak sama tahun lalu yakni 40.000 unit,” ujar Budi kepada mobilinanews di Jakarta, Minggu (8/3).

Salah satu strategi yang akan dilakukan untuk menggenjot penjualan dengan mengikuti 2 pameran otomotif sekaligus. Yakni Gaikindo Indonesia Internationa Auto Show (GIIAS) di IEC, Bumi Serpong Damai dan Indonesia International Motor Show (IIMS) di JI-Expo Kemayoran, 20-30 Agustus 2015.

“Dengan berbagai pertimbangan, kami akan mengikuti 2 pameran yang rencananya akan dilangsungkan berbarengan itu. Dengan pelaksanaan yang bersamaan itu, memang ada kendala pada man powernya. Itu yang akan coba kami atasi,”  sebut Budi.

Dari total penjualan 40.000 unit PT NMI itu, kontribusi terbesar masih dari Nissan Xtrail dan Nissan Grand Livina sebesar 30.000 unit, disusul kemudian Nissan March, Nissan Juke, Nissan Serena, Nissan Evalia, NissanTeana dan Nissan Navara.  

Tag

Terpopuler

Terkini