motorinanews (Malang) - Ulang tahun Byson Riders Arek Malang dan BRC Bali memang memiliki kesamaan yakni pada 10 Oktober 2010. Kedua komunitas motor Yamaha Byson itu memang selalu merayakan hari jadinya bersama-sama.
Untuk di hari ulang tahun yang ke-6, giliran BRAM yang menjadi tuan rumah dengan menggelar perayaan di rest area Karang Ploso, Malang pada 15 Oktober 2016. Untuk duet anniversary BRAM dan BRC Bali kali ini, mereka mengangkat tema "Sixth Carnival-Welcome To Our Celebrate" dengan maksud ingin memberikan kesan acara yang santai, unik, menarik dan berbeda dari acara anniversary.
"Biasanya perayaan ulang tahun komunitas khan hanya itu-itu saja, kali ini kita suguhkan yang berbeda. Kita mengembalikan sisi “kekanakan” yang membahagiakan dari seluruh bikers yang selama ini menjalani rutinitas kesehariannya dengan pekerjaan dan berbagai masalah, karena sesungguhnya “boys will be boys” dimana mereka masih ingin bebas mengerjakan hal-hal konyol masa lalu yang menyenangkan," jelas Ben Wira selaku Ketua Pelaksana Acara 6th Anniversary BRAM.
Berbagai rangakaian acara disajikan dalam acara tersebut. Mulai dari games, modifikasi byson, hiburan musik, mural, sulap serta penampilan cosplay heppening art yang semakin menyemarakkan acara.
"Hari ini adalah ulang tahun BRAM yg ke enam dan juga berbarengan dengan BRC Bali juga, kita berharap ini bisa menjadi momentum spesial buat seluruh anggota kami. Dan yang terpenting acara ini dihadiri oleh saudara-saudara kami yang dari jauh yang tergabung dalam Forum Komunikasi BISA (Byson Independent Satu Indonesia), Byonic dan seluruh bikers seluruh indonesia," tutur pria yang memiliki nomor registrasi 037 di BRAM.
Disisi lain, BRAM juga masih mengemban moto All Biker Are Brother yang mempunyai arti mempersatukan perbedaan dan semua biker adalah saudara. Hal itulah yang membuat setiap perayaan ulang tahun BRAM dan BRC Bali selalu ramai dihadiri bikers dari pelosok negeri.
"Saya mewakili seluruh panitia Sixth Carnival mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekurangan di acara yang kami adakan ini, kami mohon maaf atas segala kekurangan atas pengondisian selama di Malang, mohon maaf jika ada yang kurang berkenan karena tak ada gading yang tak retak, dan semoga kedepannya kami bisa lebih baik lagi, terima kasih dan sampai jumpa lagi," tutup pria satu anak itu. (Zhein)



