motorinanews (Sentul) - Perjuangannya tahun ini memang dirasa berat baginya. Tetapi setelah mengikuti beberapa kejuaraaan nasional hingga international membuat dirinya semakin kuat. Terlebih dengan kecelakaan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan tulang jari tangan kanannya patah.
Pelajaran itulah yang membuat Gerry Salim bisa meraih hasil maksimal di kejuaraan nasional Indospeed Race Series (IRS) 2016 di kelas Supersport 600cc. Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) itu telah menuntaskan seri pamungkas IRS 2016 dengan gelar juara umum.
Padahal IRS 2016 kelas Supersport 600cc masih menyisakan satu race lagi yang akan digelar besok, pada Minggu (6/11). Walau pebalap asal Surabaya itu hanya finish di posisi ke-6 pada race pertama, tetapi peralihan poinnya tidak dapat dikejar oleh posisi kedua klasemen IRS 2016.
"Terima kasih kepada tim mekanik yang telah menyiapkan setting yang luar biasa sehingga saya dapat memacu motor saya dengan kencang. Meskipun dengan cidera di tangan, saya tetap ingin memberikan performa terbaik. Kerjasama inilah yang dapat memberikan hasil terbaik sehingga saya dapat menjadi juara umum di kelas Supersport 600cc pada IRS 2016 ini,” ujar Gerry.
GM Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan prestasi Gerry Salim meraih juara umum di kelas Supersport 600cc IRS 2016 ini membuktikan bahwa pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM dapat menjembatani mimpi para pebalap muda dalam mencatat prestasi di dunia balap.
“Kami secara konsisten melakukan pembinaan dan memberikan dukungan kepada para pebalap muda. Kami sangat mengapresiasi prestasi Gerry di IRS tahun ini. Pencapaian ini akan semakin mendekatkan mimpi kami untuk menerjunkan pebalap Indonesia di MotoGP," kata Indraputra.
Pada race pertama Supersport 600cc ini, pebalap AHRT lainnya pun berhasil mengukir prestasi. Irfan Ardiansyah menuntaskan balapan dengan meraih podium kedua, disusul Rheza Danica Ahrens pada podium ketiga. (Zhein)