F1 2025 Las Vegas: Dua McLaren Didiskualifikasi. Max Verstappen Dapatkan Keberuntungannya

Minggu, 23/11/2025 20:51 WIB | Rulin purba
Duet McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri, semajinbrawan dinakhir musim kompetisi 2025. (Foto: f1)
Duet McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri, semajinbrawan dinakhir musim kompetisi 2025. (Foto: f1)

mobilinanews (AS) - Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen bilang ia butuh keberuntungan agar tetap pada jalur perebutan gelar 2025. Tak lain karena selisih poin dengan Lando Norris dan Oscar Piastri. Dan, pembalap Belanda itu betul-betul beruntung.

Tak lama usai GP Las Vegas, FIA mengdiskuakifikasi  Norris dan Piastri karena melanggar aturan teknis. Poin 18 yang diperoleh Norris usai finish P2 di belakang Verstappen dinyatakan hangus. Begitu pun 12 poin milik Piastri yang finish P4.

Dampaknya, 25 poin utuh yang didapuk Verstappen membuat perubahan signifikan pada grup 3 Besar klasemen jelang dua putaran terakhir di Qatar dan Abu Dhabi. 

Norris masih memimpin klasemen dengan total poin 390, dikuntit Verstappen dan Piastri yang kini sama-sama mengoleksi 366. Padahal sebelum seri Vegas, Verstappen kalah 49 poin dengan Norris dan kalah 25 poin dengan Piastri.

Ya, Verstappen benar-benar mendapatkan keberuntungannya. Dengan sisa dua race dan satu sprint race yang mendistribusikan 83 poin terakhir tahun ini, peluang Verstappen terbuka lagi meski 24 poin yang harus dikejar tak bisa dibilang sedikit karena harus dilewati hanya pada 2 balapan dan 1 sprint race.

Pelanggaran yang dilakukan kedua pembalap McLaren itu adalah ketebalan skid block yang menjadi peraturan baku di F1. Bentuknya semacam palang dari papan kayu yang ditempatkan di bawah kolong mobil.  Fungsinya untuk menjaga jarak lantai mobil dengan permukaan lintasan, dan saat sama juga berfungsi sebagai alat aerodinamika yang turut menentukan kecepatan dan kestabilan mobil.

Usai balapan Vegas, stewards melakukan inspeksi regular dan menemukan ketebalan papan itu lebih tipis 9 milimeter dari ketentuan.

Steward menyatakan bahwa skid block pada kedua mobil  telah diukur dan ditemukan di bawah ketebalan minimum 9 mm yang ditentukan dalam Pasal 3.5.9 Peraturan Teknis F1.

"Skid block belakang diukur ulang di hadapan Steward dan tiga perwakilan McLaren, dan pengukuran tersebut mengonfirmasi bahwa skid block tersebut tidak sesuai dengan peraturan. Pengukuran yang relevan bahkan lebih rendah daripada yang diukur sebelumnya oleh Delegasi Teknis," bunyi dokumen yang diterbitkan FIA.

Sekali  lagi terbukti, apa saja bisa terjadi di F1 smpai seri terakhir di lap dan tikungan terakhir. Seperti musim 2021 saat Verstappen mengalahkan Lewis Hamilton di seri lamungkas Abu Dhabi dan meraih gelar F1 pertamanya. (r)