mobilinanews (Jakarta) - Pameran otomotif terbesar Indonesia International Motor Show (IIMS) pada 20-30 Agustus 2015 di JI-Expo Kemayoran Jakara dipastikan lebih semarak, beragam dan kental nuansa internasional.
Itu karena tak hanya menampilkan kendaraan roda empat seperti selama ini. Melainkan lebih bervariasi dengan menampilan roda dua, mobil classic, mobil sport, muscle car hingga motor listrik dari Italia.
"Sudah waktunya mengubah konsep penyelenggaraan. Tak lagi sekadar ajang pamer dan transaksi mobil, tapi semua elemen yang berkaitan dengan otomotif. Kami menyebut semangat perubahan konsep pameran ini dengan culture otomotif," ujar Hendra Noor Saleh, direktur Dyandra Promosindo pada prescon di Jakarta, Selasa (31/4).
Yang juga mendesak adalah mengentalkan atmosfer internasional seperti labelnya selama ini. Yakni berkolaborasi dengan Grand Prix International yang telah 36 tahun sukses menggelar Bangkok International Motor Show (BIMS). Komitmen itu bahkan telah didapatkan Dyandra sebelum pelaksanaan BIMS.
"Kerjasama dengan GPI bisa menjadi jalan pembuka karena bisa mempertajam potensi investasi asing ke Indonesia. Terutama dalam rangka era ASEAN Economic Community," lanjut Kohen sapaan karib Hendra.
Dengan semangat perubahan dan culture otomotif itu IIMS 2015 diyakini Kohen akan lebih baik dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Prescon dihadiri juga Ery Erlangga (direktur Dyandra), Ralph Scheunemann (JI-Expo Kemayoran), Azman Osman (asosiasi mobil clasic) serta pejabat Dyandra lainnya.