mobilinanews.com (Perancis) - Setelah 9 bulan koma, pebalap Formula 1 Jules Bianchi mengembuskan napas terakhirnya, Jumat (17/7) di Nice, Perancis. Jules mengalami koma akibat kecelakaan di Sirkuit Suzuka, Jepang, pada Oktober 2014 silam.
Kabar kematian pebalap yang baru berusia 25 tahun yang membela tim Marussia F1 ini dikonfirmasi langsung pihak keluarga.
"Dengan kesedihan mendalam kami orangtua Jules Bianchi : Philippe dan Christine, serta saudara Tom dan adik Melanie, memberi tahu bahwa Jules meninggal dunia tadi malam di Centre Hospitalier Universitaire di Nice, " ucap ayah Jules, Philippe Bianci, seperti dilansir NBC Sport.
Philippe menyebut, Jules terus berjuang tapi hari ini menjadi perjuangannya berakhir. Rasa sakit yang kami alami sangat besar, tapi kami ingin berterima kasih kepada semua staf rumah sakit yang mengurusnya selama sembilan bulan. Kami juga mohon privasi kami dihormati selama masa sulit ini.
Bianchi mengalami kecelakaan saat berlomba di seri F1 Jepang. Mobilnya kehilangan kontrol dan menabrak crane. Jules Bianchi mengalami luka parah di bagian kepala dan mengalami koma sejak itu.
Sebelumnya, pebalap F1 Ayrton Senna yang membela tim Williams juga meninggal dunia saat memimpin perlombaan di sirkuit Imola, Italia, pada 1 Mei 1994.