Mobilinanews (AS) - Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, telah menuntaskan sesi kualifikasi yang krusial pada seri putaran ketiga Moto3 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat (AS).
Dalam persaingan yang sangat ketat di kelas Moto3, Veda yang membela Honda Team Asia berhasil mengamankan posisi start yang strategis untuk balapan utama mendatang.
Melalui performa yang konsisten di lintasan sepanjang 5.513 meter tersebut, Veda mencatatkan waktu terbaik 2 menit 12,813 detik yang menempatkannya di posisi ke-4 dalam hasil akhir kualifikasi kedua (Q2).
Perjalanan Veda dalam meraih posisi baris kedua ini menunjukkan perkembangan yang signifikan di setiap putarannya. Pada putaran kedua, ia mencatatkan waktu 2 menit 13,164 detik, sebelum akhirnya mempertajam catatan waktunya pada putaran ketiga yang menjadi modal utamanya di posisi grid.
Meskipun sempat masuk ke pit lane pada putaran keempat, Veda kembali ke lintasan dan menunjukkan taji dengan mencatatkan waktu 2 menit 12,527 detik pada putaran keenam, walau secara akumulasi posisi kualifikasi resminya tetap mengacu pada catatan terbaik sebelumnya dengan selisih 0,706 detik dari peraih pole position, Alvaro Carpe.
Data teknis dari TISSOT menunjukkan bahwa kekuatan utama Veda Ega Pratama tidak hanya terletak pada catatan waktu per lap, tetapi juga pada kemampuan teknis di setiap sektor sirkuit.
Pembalap asal Wonosari tersebut tercatat sebagai pembalap tercepat di Sektor 1 (T1) dengan waktu 37,056 detik, mengungguli para pesaing papan atas lainnya seperti Alvaro Carpe dan Casey O`Gorman.
Selain itu, ia juga menunjukkan performa luar biasa di Sektor 4 (T4) dengan menempati posisi kedua tercepat, hanya terpaut tipis dari Scott Ogden dengan catatan waktu 25,297 detik. Jika seluruh waktu parsial terbaiknya digabungkan, Veda memiliki potensi Ideal Lap Time sebesar 2 menit 12,566 detik.
Dari sisi kecepatan puncak, motor Honda yang dikendarai Veda mampu menembus angka 237,0 km/jam pada sesi kualifikasi ini. Namun, rekor kecepatan tertinggi Veda di akhir pekan ini sebenarnya lebih impresif, di mana ia sempat menyentuh angka 241,3 km/jam pada FP2.
Kecepatan itu menjadikannya pembalap dengan Event Best Maximum Speed tertinggi dibandingkan seluruh kontestan lainnya. Kecepatan rata-rata Veda selama sesi kualifikasi berada di angka 234,4 km/jam.
Hasil ini menempatkan Veda Ega Pratama di baris kedua grid start, tepatnya di posisi ke-4, berdampingan dengan pembalap seperti Guido Pini dan Joel Esteban. Di depan mereka, baris terdepan akan ditempati oleh Alvaro Carpe yang meraih pole position diikuti oleh Casey O`Gorman di posisi kedua dan Valentin Perrone di posisi ketiga.
Dengan performa yang solid dan keunggulan kecepatan di sektor-sektor tertentu, Veda memiliki peluang besar untuk memperebutkan podium dalam balapan sepanjang 14 putaran yang akan menempuh total jarak 77,182 kilometer tersebut.