Modifikasi Motor Aliran Klasik Makin Diminati

Jum'at, 24/07/2015 18:36 WIB |

mobilinanews.com (Jakarta) – Di tengah menjamurnya pasar motorsport di Indonesia, rupanya para modifikator tidak kehilangan peluang. “Meski di tahun 2015 ini, pasar dan peminat modifikasi motor belum sebesar tahun lalu, namun pesanan tetap ada. Rata-rata aliran yang paling banyak diminati adalah aliran klasik,” kata Wardoyo, punggawa dari rumah modifikasi G2C yang berlokasi di Cinere, Depok.

Basic motor modifikasi yang digunakan masih tetap didominasi motor batangan alias motor sport. Menurut Wardoyo, paling bagus kalau bahannya dari Yamaha Scorpio, namun tidak sedikit pemilik Honda Tiger dan Honda Mega Pro yang minta didandani aliran klasik.

Buat pengerjaan modifikasi beraliran motor klasik, Wardoyo dan timnya butuh waktu pengerjaan antara dua hingga tiga bulan. Untuk biaya modifikasi dimulai dari angka 30 juta rupiah.

Saat mobilinanews datang ke workshop G2C, Jumat (24/7), nampak ada Honda Tiger yang didandani a la Harley dengan konsep konfigurasi blok mesin “V”. Tentu saja satu blok mesin sifatnya hanya imitasi. Ada juga pemilik Honda Mega Pro yang sementara dikerjakan motornya.

Berminat menggunakan jasa Wardoyo dan timnya, catat dan hubungi alamat di bawah ini...

G2C

Jalan Krukut Raya No. 85

Cinere, Depok

HP 0812 9497 2551 (Wardoyo)