mobilinanews (Malaysia) - Seperti GP Indonesia dan GP Thailand, kondisi cuaca di GP Malaysia akhir pekan ini juga sulit ditebak. Kalaupun turun hujan seperti di Thailand pekan lalu, Francesco Bagnaia sudah siap tarung.
Target utama juara dunia 2022 dan 2023 dari skuad pabrikan Ducati itu adalah menghadang pesaingnya, Jorge Martin (Pramac Ducati), untuk mengunci gelar 2024 di Sirkuit Sepang. Agar penentuan gelar berlanjut ke seri terakhir, yang semoga bisa berlangsung di Valencia seperti jadwal seharusnya. Soalnya, trek di Spanyol itu baru saja dilanda banjir bandang dan belum diketahui seberapa lama bisa mengatasi kerusakan yang terjadi.
Untuk memaksa duel berlanjut ke Valencia, Bagnaia harus finish di depan Martin. Ia juga butuh poin ekstra dari Martin agar duel di seri terakhir tak terlalu jomplang dalam perolehan poin. Saat ini Bagnaia tertinggal 17 angka.
"Jika bisa, saya ingin duel kami di seri terakhir dimulai dari selisih poin kosong. Agar benar-benar gelar juara ditentukan dalam satu race terakhir. Di situ ditentukan siapa yang tercepat. Ini bakal seru, menegangkan dan bagus buat fans," kata Bagnaia beberapa waktu lalu.
Namun ia sadar tak mudah mengalahkan Martin dengan marjin 17 poin di Malaysia. Sama susahnya untuk Martin mengalahkan kawan dengan marjin 21 angka di Malaysia untuk pastikan gelar.
Karena itu fokus Bagnaia adalah meneruskan kemenangan setelah juara di Thailand pekan lalu.
"Jorge pasti kompetitif di Malaysia. Tapi, saya sangat percaya diri karena trek Sepang adalah favorit saya dan juga menjadi sirkuit di mana motor kami bisa diandalkan," kata Bagnaia.
Ia tetap percaya diri meski cuaca di negeri jiran itu bisa tak menentu. Bisa sangat panas, bisa juga hujan. Tapi, apa pun cuacanya, ia yakin bisa fight di baris depan.
"Sukses di Thailand lalu adalah kemenangan saya pertama kali di trek basah (wet race). Itu hasil yang signifikan. Terlebih menuju Malaysia yang cuacanya juga sulit diprediksi," imbuhnya.
Hasil Thailand itu memompa kepercayaan dirinya menuju Sepang. Yang perlu dijaga adalah fokus dan berusaha konsisten di semua sesi.
"Biasanya kami bagus di Sepang. Namun para rival juga akan kompetitif di sana. Tak ada cara lain kecuali fokus dan mengerahkan yang terbaik pada semua sesi."
Sesi pertama GP Malaysia dihelat pada Jumat (1/11). Dibuka dengan sesi latihan pertama dan dilanjut dengan sesi Practice yang menentukan jatah 10 pembalap yang lolos otomatis ke kualifikasi tahap Q2. Artinya, Bagnaia dan Martin sudah harus bersaing untuk cetak waktu terbaik. (rn)