MotoGP 2024 Solidarity: Francesco Bagnaia Menang Psikologis, Jorge Martin P5

Jum'at, 15/11/2024 23:59 WIB | Rulin purba
Francesco Bagnaia (Italia/Ducati). (Foto: crash)
Francesco Bagnaia (Italia/Ducati). (Foto: crash)

mobilinanews (Spanyol) - Francesco Bagnaia tercepat di sesi Practice GP Solidarity,  Barcelona, Spanyol, Jumat (15/11) sekaligus memimpin 10 pembalap yang lolos otomatis ke phase kualifikasi Q2.  Setidaknya sementara ini unggul secara psikologis atas Jorge Martin yang finish P5.

Sebelumnya di FP1, Bagnaia hanya catatan waktu tercepat ke-7. Kalah dari Martin yang urutan 5. Tapi, sesi Practice dianggap lebih tepat untuk mengukur performa motor masing-masing karena berlangsung di kisaran waktu yang sama dengan raceday nanti. Selain itu pada sesi Practice setingan motor sudah lebih terarah karena pembalap harus gaspol untuk tembus zona 10 Besar ke Q2.

Martin sendiri sempat memimpin sesi ini. Tapi, waktunya kembali dilampaui Bagnaia di akhir sesi. Ia catatkan waktu tercepat 1:38,918 detik kala dirinya diikuti beberpaa pembalap lain. Ia hanya unggul 0,296 detik atas Martin. Tapi, ada 3 pembalap yang berada di tengah mereka, yakni Marco Bezzecchi (VR46),  Aleix Espargaro (Aprilia) dan Johann Zarco (LCR Honda).

Lima lainnya yang langsung.lolos ke Q2 adalah Maverick Vinales (Aprilia), Alex Marquez (Gresini), Marc Marquez (Gresini), Pedro Acosta (GasGas Tech3) dan Enea Bastianini (Ducati).

Pada sesi kualifikasi Sabtu (16/11), Bagnaia berharap komposisi sama terulang dan jika bisa berlangsung sampai sesi balapan. Yakni, ada dua atau tiga pembalap yang berada di tengah dirinya dan Martin. Agar semakin banyak poin Martin yang terkuras. Maklum, Bagnaia kalah 24 poin saat ini sehingga perlu bantuan rider lain untuk turut menggerogoti poin yang bisa diraih Martin.

"Saya siap untuk memberi towing ('menarik' pembalap lain untuk perbaikan waktu)  beberapa pembalap di sesi.kualifikasi," kata Bagnaia.

Tujuannya adalah membuka peluang pembalap lain berada di depan Martin seperti hasil sesi Practice. Jika demikian maka Bagnaia akan mengawali start dari baris depan, sedangkan Martin dari baris dua atau tiga. Tentu saja itu akan menguntungkan Bagnaia.

Dua sesi awal memang belum bisa dipakai untuk mengukur siapa di antara 2 pemburu gelar 2024 itu yang akan lebih kompetitif di sesi kualifikasi. Tapi, setidaknya  Bagnaia sudah unggul psikologis, lebih percaya diri.

Belum diketahui apakah Martin gunakan strategi main aman di sesi latihan atau memang ada faktor lain sehingga hanya P5 pada Practice.  Besok pada sesi Q2 akan ada jawabannya. Akan seberapa dekat nanti starting grid dirinya dengan Bagnaia, yang bisa berpengaruh pada hasil.akhir balapan. (rn)