Jas Hujan Ini Berisiko untuk Pemotor, Perhatikan Tips Amannya!

Kamis, 23/01/2025 15:10 WIB | Wilfrid Kolo
Pemotor menggunakan jas hujan setelan yang lebih aman saat berkendara
Pemotor menggunakan jas hujan setelan yang lebih aman saat berkendara

mobilinanews (Jakarta) - Pengugunaan jas hujan yang tepat saat bermotor sangat penting untuk keselamatan berkendara. Hal ini perlu menjadi perhatian, karena tak sedikit kejadiaan naas ustru terjadi karena penggunaan jas hujan yang tidak tepat.

Dalam beberapa kejadian, jas hujan model ponco menjadi pemicu kecelakaan. Itu sebabnya kenapa model jas hujan ini tidak direkomendasikan.

Berkut ada beberapa hal bahaya menggunakan jas hujan ponco:

1. Gampang Nyangkut dan Membahayakan Pengendara lain

Jenis jas hujan ponco sangat lebar dan terbuka, sehingga ujung bagian bawah bisa bergerak kemana-mana saat terhembus angin kencang. Fatalnya dalam kondisi itu, jas hujan bisa menyangkut di bagian gir atau jari-jari dan penggunananya bisa jatuh terpental.

Model jas hujan ini juga kadang menutup bagian penting motor seperti sein juga lampu belakang, sehingga membahayakan kendaraan lain yang menyusul dari belakang.

2. Mengurangi Keseimbangan

Model jas hujan ponco mudah terhempas angin, sehingga mengganggu keseimbangan pemotor. Kondisi makin diperparah saat harus berhadapan dengan hujan lebat, selain harus berjibaku melawan air hujan yang menggangu konsentrasi juga jarak pandang, pengendara juga harus ekstra jaga keseimbangan motor supaya tidak jatuh.

3. Pakaian Tetap Basah

Tujuan utama mengenakan jas hujan adalah untuk menutup seluruh bagian badan agar tetap kering. Tapi, mantel hujan yang terlalu terbuka membuat air hujan akhirnya tetap bisa membasahi bagian badan. Tentu saat kondisi badan menjadi basah, berkendara juga menjadi tidak nyaman.

Perlu diketahui oleh para pengendara, supaya tetap #Cari_aman gunakanlah jas hujan bertipe setelan. Berikut jenis jas hujan yang direkomendasikan untuk berkendara karena lebih nyaman dan menutupi bagian badan.

Ada beberapa alasan kenapa jas hujan setelah lebih aman, sebagai berikut:

1. Setelan Atasan dan Bawahan

Jas Hujan setelan sesuai dengan namanya terdiri dari atasan dan bawahan. Jenis ini menutup seluruh bagian tubuh pengendara sepeda motor sehingga lebih aman dan nyaman karena bodi fit atau mengikuti bentuk tubuh.

2. Dilengkapi Fitur Keselamatan

Biasanya jenis yang satu ini dilengkapi fitur keselamatan dengan garis scotlight yang bisa menyala saat gelap atau malam hari. Jadi, akan lebih mudah saat tersorot lampu dari pengendara di belakang ataupun lampu jalan.

3. Melindungi Badan

Jenis jas hujan ini memang direkomendasikan untuk digunakan pengendara motor, selain karena bagian badan dan kaki terlindungi, tidak mengganggu ruang gerak saat berkendara.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani mengimbau untuk seluruh pemotor, jangan asal pakai jas hujan. Butuh pertimbangan yan berkaitan dengan keselamatan.

"Jas hujan harus yang aman dan menutupi badan, juga yang tidak mengganggu ruang gerak. Jas hujan setelan lebih direkomendasikan, sementara jas hujan ponco tidak diperbolehkan. Kami menghimbau juga saat kondisi musim hujan, harus lebih berhati-hati saat berkendara, tujuannya untuk tetap #Cari_aman dan menjaga keselamatan sesama pengguna jalan,” tutur Agus Sani.