F1 2025 Australia: Lando Norris dan Oscar Piastri Bawa McLaren ke Posisi Start 1-2. Bagaimana Kalau Raceday Besok Diguyur Hujan?

Sabtu, 15/03/2025 13:53 WIB | Rulin purba

mobilinanews (Australia) - Supremasi tim McLaren semakin jelas di GP Australia.  Lando Norris yang sempat meragukan di sesi FP3 bisa bangkit dan dominan sepanjang sesi kualifikasi Sabtu (15/3). Unggul di sesi Q1, 2 dan 3 serta menjadi pole sitter perdana di musim 2025.

Ia bersyukur tim teknisnya bisa mengatasi problem mobil di FP3 dan berkembang sangat positif di kualifikasi. Menurutnya performa MCL39 sangat berbeda dengan sebelumnya,  membuatnya sangat percaya diri mengembangkan speed.

Meski begitu tetap saja masih ada tanda tanya baginya. Yakni soal konsistensi mobilnya. Belum teruji untuk pertarungan panjang, selama 58 laps pada raceday Minggu (16/3) esok.

"Hari ini benar-benar kencang. Peluang pada race besok saya tak tahu, terlebih jika hujan karena kami belum pernah menjajal mobil ini di lintasan basah," katanya.

Lawan terdekatnya besok adalah rekan setim sendiri, Oscar Piastri, sang local hero Australia. Berangkat bareng dari baris depan, tak ada jaminan keduanya akan berbaik hati memberi jalan. Fight keras seperti musim lalu, apalagi keduanya sama-sama memancang target menang sejak seri awal. Trek basah atau kering, tetap fight seperti tahun lalu.

"Saya hanya ingin fokus sejak garis start, apa pun situasinya. P2 adalah posisi bagus untuk memulai balapan meski sedikit kecewa tak bisa.maksimla di Q3," komentar Piastri yang sangat bernafsu meraih kemenangan di negeri sendiri.

Ancaman atau setidaknya gangguan kepada duet McLaren itu berpotensi datang dari Max Verstappen (Red Bull) dan George Russell (Mercedes). Keduanya menghuni baris kedua start dengan jarak hanya 0,3 dan 0,4 detik dari Norris. Artinya, pergerakan selepas start hingga tikungan pertama bisa jadi perkara hidup atau mati. Pasalnya, keempatnya terkenal dengan gaya balap agresif dan tak segan ambil resiko menyalip dari sudut yang sempit.

Sejak beberapa hari lalu prakiraan cuaca di Melbourne diperkirakan turun hujan. Jika benar dan bertepatan dengan race maka itu adalah sebuah keuntungan buat Verstappen. Di antara semuanya, ia paling berpengalaman dan mumpuni di trek basah. Ia senang dengan performa RB21 yang semakin stabil. Tapi, untuk race 58 laps, katanya, harus ditunggu situasi esok.

"Jika hujan segala sesuatunya pasti berubah. Tantangan dan kesempatan sama bagi semua pembalap. Jadi sebaiknya tunggu bagaimana besok jelang balapan."

Ya, jika hujan maka kesempatan duet Ferrari pun terbuka untuk bersaing ke baris depan. Sebab, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton harus memulai balapan dari posisi 7 dan 8. Jika kering, ya tetap menarik melihat bagaimana performa keduanya untuk mengukur tensi kompetisi ke seri balap F1 berikutnya.  (r)