Perjalanan ke Danau Toba Kini Makin Cepat Tol Kutepat Seksi 4 Hampir Rampung

Selasa, 05/08/2025 12:15 WIB | Ade Nugroho
Perjalanan ke Danau Toba Kini Makin Cepat Tol Kutepat Seksi 4 Hampir Rampung
Perjalanan ke Danau Toba Kini Makin Cepat Tol Kutepat Seksi 4 Hampir Rampung

Mobilinanews (Jakarta) - Kabar baik bagi masyarakat Sumatera Utara dan wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Toba. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), khususnya pada Seksi 4 ruas Serbelawan–Pematang Siantar. Proyek ini bukan sekadar infrastruktur, tapi bagian dari transformasi konektivitas dan pendorong sektor pariwisata nasional.

Akses Lebih Cepat, Waktu Tempuh Jadi Hanya 1,5 Jam

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa tol ini akan memangkas waktu perjalanan secara signifikan. Jika sebelumnya perjalanan dari Medan ke Danau Toba membutuhkan waktu 3,5 hingga 4 jam, maka dengan beroperasinya seksi baru ini, jarak tersebut bisa ditempuh hanya dalam 1,5 jam via jalan tol.

"Pembangunan jalan tol ini bukan hanya untuk mempercepat akses ke Danau Toba, tetapi juga mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru, memperlancar logistik, dan menurunkan biaya transportasi," ungkap Dody, Senin (15/7).

Progres Seksi 4 Hampir Tuntas

Ruas Simpang Susun (SS) Sinaksak–Pematang Siantar sepanjang 12,3 km kini telah menyentuh progres 99,19 persen per 30 Juni 2025 dan sedang menjalani proses Audit Keselamatan Jalan (AKJ). Ditargetkan ruas ini dapat beroperasi pada triwulan III 2025.

Seksi 4 ini merupakan bagian dari total jalur Serbelawan–Pematang Siantar sepanjang 28 km, menyusul ruas sebelumnya Dolok Merawan–Sinaksak (15,63 km) yang telah lebih dulu dibuka.

Gerbang Tol Sinaksak, yang dekat dengan batas Kota Pematang Siantar, akan menjadi simpul penting penghubung ke kawasan wisata Danau Toba.

6 Seksi, 136 Km Tol Strategis Menuju Parapat

Pembangunan Tol Kutepat terbagi dalam 6 seksi sepanjang total 136,8 km, yang sebagian besar sudah beroperasi:

Seksi 1 Tebing Tinggi–Indrapura (22,85 km) – Sudah beroperasi

Seksi 2 Indrapura–Kuala Tanjung (15,6 km) – Sudah beroperasi

Seksi 3 Tebing Tinggi–Serbelawan (30 km) – Sudah beroperasi

Seksi 4 Serbelawan–Pematang Siantar (28 km) – Sebagian besar hampir rampung

Seksi 5 Pematang Siantar–Seribudolok – Dalam tahap penetapan trase

Seksi 6 Seribudolok–Parapat – Dalam tahap penetapan trase

Proyek Besar, Investasi Triliunan Rupiah

Pembangunan tol ini dikerjakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) oleh PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) — konsorsium BUMN yang terdiri dari PT Hutama Karya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Waskita Toll Road.

Total nilai investasinya mencapai Rp13,45 triliun, dengan rincian komposisi pendanaan:

94,08% oleh Hutama Karya

2,96% oleh Jasa Marga

2,96% oleh Waskita Toll Road

Sentuhan Budaya Lokal di Setiap Gerbang

Menariknya, tol ini juga memperhatikan nilai-nilai lokal dalam desainnya.

Gerbang Tol Sinaksak menampilkan ornamen Kepala Kerbau, simbol dari Kabupaten Simalungun

Gerbang Tol Dolok Merawan menonjolkan ornamen khas Melayu

Desain ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak melupakan identitas budaya daerah.

Manfaat Strategis untuk Ekonomi dan Pariwisata

Tol Kutepat akan menjadi jalur vital yang terhubung langsung ke jaringan Tol Trans Sumatera, sekaligus membuka akses lebih cepat ke kawasan pariwisata unggulan Danau Toba yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Dengan keberadaan jalan tol ini, tidak hanya wisatawan yang diuntungkan. Akses logistik, distribusi barang, hingga kemudahan bagi pelaku UMKM dan investor akan ikut terdampak positif.