MotoGP 2025 Rep.Ceko: Wow, Jorge Martin Langsung Galak! Hanya Kalah 0,7 Detik Dengan Marc Marquez

Jum'at, 18/07/2025 22:38 WIB | Rulin purba
Come back Jorge Martin di laga MotoGP, langsung tembus 5 Besar. (Foto: gpone)
Come back Jorge Martin di laga MotoGP, langsung tembus 5 Besar. (Foto: gpone)

mobilinanews (Rep.Ceko) - Penampilan perdana Jorge Martin (Aprilia) di GP Rep.Ceko langsung membetot perhatian setelah cidera panjang sejak awal tahun. Ia hanya tertinggal 0,721 detik dengan sang jawara Marc Marquez (Ducati).

Bisa dimaklumi jika juara dunia 2024 itu hanya menduduki peringkat ke-17 di FP1. Itu pertama kalinya Martin main di sesi resmi MotoGP setelah yang terakhir tiga bulan lalu di GP Qatar.

Tapi, saat masuk 5 Besar di sesi Practice, Jumat 18/7, jelas menjadi kejutan besar. Ia lolos otomatis ke phase kualifikasi Q2 pada Sabtu besok untuk bertarung berebut pole position atau setidaknya baris depan.

Mengejutkan karena masa come back yang singkat itu membuktikan kecepatan Martin di atas Aprlia RS-GP 25 makin menawan. Hanya kalah 0,721 detik dari Marquez yang teerceoat pada dua sesi hari ini. Jarak yang terbilang istimewa karena ia lama tak naik motor, dibandingkan dengan Marquez yang meraja sepanjang race weekend.

Tiga pembalap tercepat yang berada antara Marquez dengan Martin adalah Johann Zarco (LCR Honda), Fabio Quartararo (Yamaha) dan Marco Bezzecchi yang tak lain adalah rekan satu tim Martin.

Dengan Bezzecchi,  selisih waktu hanya 0,164 detik. Jelas mengejutkan untuk seorang rider yang baru balik dari cidera panjang.

Di FP1 Martin masih seperti gamang dan ekstra waspada di atas motornya. Manajemen Aprlia sendiri lewat Race Manager Paolo Bonora mengingatkan Martin untuk menggunakan beberapa lap dalam latihan itu untuk sekadar menyesuaikan diri karena motor yang ia  geber sekarang ini sudah jauh berubah dibandingkan yang ia gunakan di GP Qatar.

"Apalagi sesungguhnya ia belum fit 100%. Untuk saat ini ia hanya perlu untuk membangun kepercayaan diri di atas motor. Ia butuh 2 atau 3 sesi grand prix untuk bersaing dan kami akan menunggunya," kata Bonora yang menyebut Martin gembira dengan motornya karena merasakan begitu besar perubahan yang terjadi di masa istirahatnya.

"Saat kembali ke pit, Jorge tersenyum dan tampak senang dengan motornya. Itu sangat berarti buat tim," imbuh Bonora. 

Tak lama kemudian, di sesi Practice, ternyata kepercayaan diri Martin semakin besar dan mulai kembangkan kecepatan. Dan, akhirnya capai posisi kelima sekaligus menempel ketat catatan waktu Bezzecchi. 

Meski demikian Bonora tak merasa perlu untuk berharap lebih pada sesi kualifikasi dan sprintbrace besok maupun main race pada Minggu (20/7).

"Kami tak berharap apa-apa. Hanya ingin melihatnya finish dan melewati akhir pekan ini dengan kepercayaanndiri dan kenyamanan di atas motor. Tentu juga ingin kondisi fisiknya semakin baik. Harus diingat saat ini kondisinya belum fit sepenuhnya," tandas Bonora.

Martin sendiri hanya pasang target finish untuk kali pertama bersama Aprilia. Tapi, dengan kecepatan dan potensi tarung ke zona podium,   bisa jadi Martin akan lupa pada pesan Bonora dan coba fight saat balapan. Kesempatan pertama ada pada sprint race besok setelah usai kualifikasi.

Akankah ia tampil mengejutkan lagi? Pasalnya, tahun lalu ajang sprint race menjadi lahan pendulangan poin bagi Martin. Lewat sesi ini ia mengambil keuntungan poin yang sangatembanrunya meraih gelar dari tangan Francesco Bagnaia. 

Tapi, seperti kata Bonora,  perlu dua atau tiga balapan lagi untuk Martin tampil pada level aslinya.(r)