Mobilinanews (Tiongkok) - Chery Group terus menunjukkan taringnya di kancah otomotif dunia. Pabrikan mobil asal Tiongkok ini kembali mencetak prestasi fantastis dengan lonjakan peringkat yang signifikan dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025.
Dari posisi ke-385, Chery berhasil melesat 152 peringkat dan menempati posisi ke-233. Pencapaian ini tentu menjadi bukti konkret atas kekuatan daya saing Chery yang terus meningkat secara konsisten.
Menariknya, prestasi ini juga bertepatan dengan tonggak sejarah baru, yaitu total ekspor kumulatif kendaraan Chery yang menembus angka 5 juta unit. Hal ini menjadikan Chery sebagai produsen otomotif Tiongkok pertama yang mencapai rekor tersebut.
Keberhasilan Chery tidak datang secara kebetulan. Lonjakan peringkat di Fortune Global 500 dan rekor ekspor 5 juta unit adalah bukti nyata dari strategi jangka panjang Chery Group yang visioner dan kokoh.
Pada paruh pertama tahun 2025, Chery berhasil mencatat penjualan global sebanyak 1,26 juta unit, menegaskan posisinya sebagai eksportir mobil nomor satu dari Tiongkok diikuti dengan pertumbuhan penjualan NEV yang melonjak 98,6% dibandingkan tahun lalu.
Angka capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, baik dari sisi skala maupun kecepatan. Dengan lebih dari 17 juta pengguna di lebih dari 120 negara, jejak global Chery semakin kuat dan luas.

"Lonjakan 152 peringkat dan capaian ekspor lebih dari 5 juta unit adalah sebuah kebanggaan besar bagi Chery di tahun 2025 ini," ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing Department PT Chery Sales Indonesia (CSI), Jumat (15/8/2025).
Menurut Rifkie, pertumbuhan signifikan ini didukung oleh inovasi teknologi yang telah dikembangkan secara mandiri, seperti Chery Super Hybrid (CSH) yang saat ini juga sudah diperkenalkan di pasar otomotif Tanah Air.
Keberhasilan Chery menghadirkan teknologi unggulan seperti CSH tidak lepas dari komitmen perusahaan yang telah berjalan hampir tiga dekade. Berawal dari tahun 1997, Chery membangun kapabilitas teknologi dari nol.
Dengan semangat inovasi dan keberanian, Chery menjalin kolaborasi strategis dengan mitra global seperti AVL Austria. Kolaborasi ini membuahkan hasil pada tahun 2005 dengan peluncuran mesin NEF1, powertrain pertama yang sepenuhnya dikembangkan sendiri.
Teknologi CSH sendiri diperkuat oleh mesin generasi ketujuh Chery yang memiliki efisiensi termal hingga 48%. Hasilnya adalah perpaduan optimal antara efisiensi bahan bakar hingga tingkat kebisingan yang rendah, yang memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman.
Untuk menjamin kualitas, Chery telah melakukan uji jalan sejauh 12,5 juta kilometer dan membangun delapan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) global serta jaringan produksi cerdas.