MotoGP 2025 Hungaria: Unggul 175 Poin, Ini Angka Yang Dibutuhkan Marc Marquez Untuk Menyamai Rekor Valentino Rossi

Minggu, 24/08/2025 20:30 WIB | Rulin purba
Marc Marquez dalam perjalanan menyamai rekor Valentino Rossi. (Foto: ducati)
Marc Marquez dalam perjalanan menyamai rekor Valentino Rossi. (Foto: ducati)

mobilinanews (Hungaria) - Lagi dan lagi-lagi Marc Marquez bikin rekor. Tercatat dalam sejarah  sebagai pembalap pertama yang meraih pole position di Balaton Park, Hungaria. Juga sebagai rider perdana juara sprint dan main race di Sirkuit baru itu. Rekor lain pasti menyusul. Termasuk menyamai rekor Valentino Rossi yang fenomenal, 9 gelar juara dunia dimana 7 diantaranya di kelas primer.

Sukses Marquez pada main race GP Hungaria pada Minggu (24/8) membuatnya kini sangat kokoh di puncak klasemen musim 2025 dengan total poin 455.

Semakin jomplang dengan sang adik, Alex Marquez (Gresini Ducati) yang hanya finish P14 dengan mengutip hanya 2 poin. Alex memang masih duduk di peringkat 2 klasemen dengan total poin 280, atau selisih 175 angka dengan abangnya. 

Dengan gap sebesar itu maka peluang Marquez mengunci gelar tahun ini semakin besar dan semakin cepat bisa diraih. Kalaupun Marquez memborong sesi sprint dan main race GP Catalunya mendatang dan saat sama Alex pulang tanpa poin maka gelar belum dicapai.

Beda halnya untuk GP San Marino di kandang Valentino Rossi, Sirkuit Imola, pada 12-14 September mendatang. Sangat mungkin Marquez lakukan selebrasi di sana.

Dengan keunggulan 175 poin saat ini maka MM93 hanya membutuhkan 47 poin dalam dua race weekend di Catalunya dan Misano. 

Itu bisa dicapai jika lagi-lagi Marquez menjadi double winner di Catalunya dan Misano dengan raihan poin penuh 74. Saat itu total poinnya jadi 529. Itulah saatnya Marquez memastikan gelar 2025 dengan catatan poin Alex tak lebih dari 307 usai race Misano. Dengan begitu 6 tace sisa hingga GP Valencia tak lagi berpengaruh buat Marquez karena tak busa dikejar Alex meskipun memborong gelar juara di semua seri sisa itu.

Dan, hal itu bisa terwujud jika dalam dua seri Catalunya dan Misano, Alex tak meraih poin lebih dari 27 poin. 

Mungkin? 

Ya mungkin saja jika menilik performa  Alex yang mulai buruk sejak kecelakaan dan cidera di GP Belanda lalu. Dan, pastinya, semakin mungkin jika Alex pun ingin mempercepat gelar juara kepada abangnya, apalagi di kandang dan di hadapan para fans fanatik Rossi, fans yang juga jadi musuh fans fanatik Marquez.

Itu tinggal antara duo Marquez. Sebagai saudara memang layak saling membantu meski harus dengan cara halus.

Yang jelas dalam dua race terakhir penampilan Alex memang jelek. Di seri GP Rep.Ceko ia gagal meraih sebiji poin pun. Berikutnya di GP Austria ia hanya meraih 9 poin dan terbaru di Hungaria dengan hanya 6 poin. So, jika pada dua race mendatang ia gagal meraih total 27 poin ya wajar saja. Bukan rekayasa. Iya kan? (r)