MotoGP 2025: Penasaran, Fabio Quartararo Siap Ngetes Langsung Yamaha V4 di Misano

Senin, 25/08/2025 23:41 WIB | Rulin purba
Yamaha V4 kala diuji Augusto Fernandez dan akan dilanjutkan Fabio Quartararo.  (Foto: motorsport)
Yamaha V4 kala diuji Augusto Fernandez dan akan dilanjutkan Fabio Quartararo. (Foto: motorsport)

mobilinanews (Italia) - Setelah bikin penasaran penggemar Yamaha sedunia sejak April lalu, akhirnya pabrikan Jepang itu menguji mesin prototype V4 pada Yamaha YZR-M1 lewat jalur wild card di GP San Marino, Sirkuit Misano, pertengahan bulan depan.

Test rider tim Yamaha Augusto Fernandez disiapkan untuk mengujinya setelah dua kesempatan sebelumnya juga tampil sebagai penguji. 

Mesin baru itu mengaspal perdana lewat privat test di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada April 2025. Lanjut dengan tes ulang di Sirkuit Barcelona, Spanyol, pada Juni.

Pada sesi itu tak ada catatan waktu yang dirilis Yamaha untuk dipertandingkan dengan catatan waktu YZR-M1 di trek yang sama.

Barulah di Misano nanti lap times yang ditorehkan Fernandez sejak sesi latihan hingga raceday menarik buat dibedah. Setidaknya dibandingkan dengan lap time pembalap tim Pramac Yamaha.

Seehari seusai GP San Marino itu, tepatnya 15 September, joki utama Yamaha Fabio Quartararo yang turun langsung mengujinya. Yang dirasa  Quartararo pada tes ini akan ikut  menentukan apakah proyek ambisius ini diteruskan atau tidak. Dari masukan Quartararo  pula akan menentukan pengembangan teknis tertentu sebelum tes lanjutan di Valencia.

Direktur Pelaksana Yamaha Racing Paolo Pavesio tak bisa sembunyikan rasa bahagianya atas perkembangan ini.

"Akhirnya saya punya berita bagus untuk dibagikan. Prototype M1 bermesin V4 akhirnya tampil di balapan resmi," kata Pavesio menceritakan program wild card dan uji coba untuk Quartararo itu.

Serangkaian uji coba ini adalah upaya Yamaha untuk kembali tarung di level atas MotoGP. Mesin V4 dianggap  solusi untuk mencapainya. Seperti kata Pavesio,  Yamaha tak ingin hanya jadi peserta, tetapi jadi pemenang seperti masa lalu.

Quartararo yang menjadi pembalap Yamaha terakhir meraih gelar juara dunia MotoGP (2021) pun berpikir sama. Empat tahun terakhir ia sama sekali tak kompetitif dengan tim lain yang semuanya telah menggendong mesin V4.

Ya, semua pabrikan lain (Ducati, Aprilia, KTM dan Honda) sudah pakai konfigurasi mesin tersebut sementara Yamaha masih gunakan mesin 'tradisional' konfigurasi inline-4.

Perubahan mesin itu adalah skenario utama Yamaha untuk bersiap masuk musim kompetisi 2026. Pavesio menegaskan V4 itu dipakai untuk tahun depan jika benar-benar terbukti lebih mumpuni dari mesin saat ini.

Itu tugas Fernandez dan Quartararo untuk membuktikannya di Misano. Mari dinanti! (r)