MotoGP 2025 San Marino: Marc Marquez Out dan Disoraki, Pesta Buat VR46

Sabtu, 13/09/2025 22:06 WIB | Rulin purba
Marco Bezzecchi (72) sukses menelikung Marquez Bersaudara di sesi sprint race San Marino 2025. (Foto: GnG-crash)
Marco Bezzecchi (72) sukses menelikung Marquez Bersaudara di sesi sprint race San Marino 2025. (Foto: GnG-crash)

mobilinanews (Italia) - Tiga dari empat finisher terdepan sprint race GP San Marino di Sirkuit Misano, Sabtu (13/9) dihuni anak buah Valentino Rossi. The Doctor pun bergembira di luar pagar sirkuit.

Salah satu murid kesayangan Rossi, Marco Bezzecchi yang muka dan rambutnya pun mirip dengan Il Dottore, sukses meraih kemenangan perdana di sesi sprint bersama Aprilia. Alumnus VR46 Rider Academy itu tak tertandingi sejak lepas start dari pole position.

Penonton di Misano yang sebagian besar adalah pendukung VR46 sempat dibuat tegang saat Marc Marquez (Ducati) mulai lakukan serangan kepada Bezzecchi.  Sayang, saat sudah menyalip Bezzecchi di lap ke-9 dari 13 lap durasi lomba, Marquez justru terjengkang di tikungan 15 dan retire.

Alex Marquez (Gresini Ducati) sama sekali tak berkutik melawan Bezzecchi dalam 4 lap sisa. Dan, Bezzecchi finish pertama sekaligus memutus rentetan 8 kemenangan beruntun Marquez di sesi sprint .

Ironisnya, duka Marquez justru disambut meriah oleh sebagian besar penonton di Misano yang umumnya adalah penggemar fanatik Rossi. Padahal, Marquez bergabung dengan Ducati yang Made jn Italy. Rivalitas keras Rossi dengan Marquez pada 2015 rupanya susah hilang dari ingatan mereka.

Kebahagiaan Rossi dan pendukungnya semakin lengkap karena dua pembalapnya di tim VR46 Ducati sukses meraih posisi 3 dan 4, yakni Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli. Artinya, tiga Italiano berada di baris depan seri Misano - sirkuit yang sejak era MotoGP identik dengan VR46 karena markas mereka tak jauh dari situ.

Morbidelli juga lulusan VR46 sedangkan Diggia  bukan murid Rossi tetapi ia juga merasakan didikan Il Dottore di dalam timnya.

Komposisi finisher itu membuat perubahan menarik di klasemen sementara MotoGP saat ini. Meraih 9 poin di sprint race, Alex kini perpendek jarak dengan abangnya di puncak klasemen.

Marquez masih sangat kokoh di puncak dengan total poin 487. Dikuntit Alex dengan angka 314. Selisih 173 membuat Marquez masih berpeluang mengunci gelar di GP Jepang mendatang dengan catatan pada sesi grand prix San Marino, Minggu (14/9) besok bisa mencaplok jumlah poin signifikan dari Alex. 

Jika Alex yang start P2 mengalahkan Marquez yang start P4 maka dipastikan Marquez tak bakal mengunci gelar di GP Jepang. Peluang berikutnya di GP Indonesia pun akan ditentukan hasil race di Motegi.

Perubahan menarik lainnya terjadi pada sesama alumnus VR46, yakni Bezzecchi dan Francesco Bagnaia (Ducati). Bezzecchi semakin berpeluang menggusur Bagnaia di peringkat ketiga klasemen di akhir musim nanti. Bagnaia masih bertengger di grup 3 Besar bersama Marquez bersaudara dengan total poin 237. Mulai terancam oleh Bezzecchi dari P4 dengan selisih poin hanya 28. Jumlah yang  cukup rawan karena belakangan ini performa Bezzecchi di atas Aprilia RS-GP cukup progresif (selain GP Catalunya oekan lalu) sementara Bagnaia di atas Desmosedici GP25 tetap kesulitan.

"Motor kami masih kalah dengan Ducati di beberapa area. Tapi, secara keseluruhan kecepatan kami semakin dekat," ancam Bezzecchi yang pada race besok melakoni start dari P1 sedangkan Bagnaia berangkat dari urutan start  8. (r)