mobilinanews (AS) - Menyusuri kronologi selama lomba 50 laps di GP Las Vegas maka kasus diskualifikasi kepada 2 MCL39 milik McLaren adalah kejadian yang tidak disengaja. Namun, tetap harus dihukum oleh FIA.
Kesimpulan itu disebut stewards saat membatalkan hasil balap Lando Norris (P2) dan Oscar Piastri (P4) pada race yang dimenangkan Max Verstappen (Red Bull Racing).
Hal itu disampaikan ulang Team Principal McLaren Andrea Stella lewat rilis resmi McLaren sembari memaparkan kronologinya.
Diskualifikasi kedua pembalap itu terkait pemeriksaan teknis yang menemukan ketebalan skid block pada mobil McLaren menyusut 9 milimeter dari regulasi.
Stella memaparkan pada saat lomba timnya sudah melihat terjadi porpoising (mobil memantul-mantul di lintasan). Satu hal yang tidak terlihat saat latihan dan kualifikasi.
Porpoising itu menyebabkan bagian belakang skid block di bawah kolong mobil beberapa kali bergesekan dengan aspal lintasan. Itu yang membuat ketebalannya susut 9 milimeter dari batas minimum.
"Kemi mengetahui sebabnya justru saat lomba sudah berakhir. Seperti dikatakan FIA, itu sama sekali tak disengaja," papar Stella yang sempat memerintahkan Norris menurunkan kecepatan di bagian akhir balapan sehingga tertinggal lebih dari 20 detik di garis finish.
"Kami sedang menyelidiki alasan perilaku mobil ini, termasuk dampak kerusakan tak disengaja yang dialami kedua mobil, yang kami temukan setelah balapan, dan yang menyebabkan peningkatan pergerakan lantai."
"Kami meminta maaf kepada Lando dan Oscar atas hilangnya poin hari ini, di saat situsi kritis dalam perjuangan mereka merebut gelar tahun ini. Ini sangat, sangat mengecewakan. Kami juga meminta maaf kepada mitra dan penggemar kami yang dukungannya sangat berarti.
Meski begitu, lanjut mantan petinggi tim Ferrari itu, McLaren tetap fokus menuju dua seri sisa serial 2025 di Qatar dan Abu Dhabi.
Kami mohon maaf kepada Lando dan Oscar atas hilangnya poin hari ini, di saat kritis dalam kampanye Kejuaraan mereka setelah dua penampilan gemilang mereka sepanjang akhir pekan. Sebagai tim, kami juga mohon maaf kepada mitra dan penggemar kami, yang dukungannya sangat berarti.
"Meskipun hasil ini sangat mengecewakan, kami tetap fokus sepenuhnya pada dua balapan terakhir musim ini."
Norris tetap unggul 24 poin dari Piastri di klasemen Kejuaraan Pembalap, tetapi kini unggul dengan margin yang sama dari Max Verstappen setelah kemenangan pembalap Red Bull tersebut di Las Vegas.
Masih ada 58 poin yang tersedia di Grand Prix Qatar dan Sprint akhir pekan depan, sebelum putaran terakhir musim ini di Grand Prix Abu Dhabi.
Norris yang kehilangan 18 angka penting tentu saja ikut kecewa berat. Saat disuruh melambat oleh timnya, ia dilaporkan karena ada masalah pada bahan bakar. karena dilaporkan mengalami masalah bahan bakar. Belakangan baru ia sadar bahwa hal ini sebenarnya disebabkan oleh keausan skid block.
"Kami harus melakukan beberapa penyesuaian menjelang akhir balapan dan sekarang kami tahu itu karena beberapa masalah pada mobil kami, yang sayangnya mengakibatkan kami didiskualifikasi. Kehilangan begitu banyak poin sungguh membuat frustrasi. Sebagai tim, kami selalu berusaha keras untuk mencapai performa terbaik, dan jelas kami tidak menemukan keseimbangan yang tepat pada hari ini."
Unggul 24 poin dari Piastri dan Verstappen, Norris masih berpeluang mengunci gelar di Qatar asalkan menang dengan selisih 2 poin dsri kedua rivalnya (r)