F1 2025: Lewis Hamilton Putus Asa di Ferrari. Tak Bergairah Menyongsong Musim Depan

Selasa, 25/11/2025 22:09 WIB | Rulin purba
Lewis Hamilton, sedang menderita di Ferrari. (Foto: scuderiaferrari)
Lewis Hamilton, sedang menderita di Ferrari. (Foto: scuderiaferrari)

mobilinanews (Italia) - GP Las Vegas lalu adalah balapan ke-22 Lewis Hamilton bersama Ferrari. Ia berkomentar, dari 22 itu ia alami balapan yang buruk sebanyak 22 kali pula.

Sejak pindah dari Mercedes ke Ferrari awal tahun lalu, juara dunia F1 7 kali itu memang tampil buruk. Belum sekalipun meraih podium. Dari 22 balapan ia kalah 17 kali dari rekan setimnya, Charles Leclerc, yang sudah 6 musim berturut gabung Ferrrari.

Hasil kualifikasi Las Vegas lalu benar-benar membuat Hamilton putus asa. Ia tereliminasi di phase Q1 dan mendapatkan posisi start paling belakang, P20. Itu posisi kali pertama sepanjang sejarahnya tampil di F1 sejak 2007.

"Itu terburuk selama 19 tahun saya di F1. Tak ada yang lebih buruk lagi dari itu," ketus Hamilton saat itu.

Ia bahkan memuntahkan rasa frustasinya dengan pernyataan 'ingin segera menyudahi musim ini' seolah sudah malas mengikuti dua race terakhir di Qatar dan Abu Dhabi.

Meski begitu saat masuk lintasan lagi, yang ia pikirkan adalah mencoba tampil sebaik mungkin. Ia gaspol melewati satu per satu pembalap di depannya dan akhirnya finish di urutan 10. Akhirnya naik ke finisher ke-8 setelah dua pembalap McLaren didiskualifikasi.

Kini hanya dua sisa balapan tersisa. Hanya itu kesempatan Hamilton untuk meraih podium pertamanya bersama Ferrari. Hal itu memang target, seperti halnya P2 di klasemen konstruktor seperti tahun lalu.

"Dengan performa saya seperti sekarang ini rasanya mustahil meraih hal itu," imbuh Hamilton yang juga belum merasakan gairah menyongsong musim depan..

Ironisnya, dalam situasi galau begitu, Team Principal Ferrari Fred Vasseur justru hanya meminta tenang dan tetap fokus.

"Saya memahami yang dirasakan Lewis. Start dari urutan 20 tentu sangat sulit meraih hasil bagus. Ia harus lebih tenang dan tetap fokus pada dua  balapan berikutnya," kata Vasseur yang pernah bersama Hamilton di tim kelas bawah sebelum bersama lagi di ajang F1.

Enteng benar ngomongnya Vasseur!