Gila! Pereli Ford M-Sport Ini Langsung Ikut WRC Monte Carlo Sehari Setelah Finis di Reli Dakar

Sabtu, 20/12/2025 09:48 WIB | bagas
Grégoire Munster - Ford M-Sport (Foto: Red Bull)
Grégoire Munster - Ford M-Sport (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Jakarta) - Ajang pembuka musim balap reli dunia alias FIA World Rally Championship (WRC) 2026 di Monte Carlo akan menjadi momen emosional sekaligus ujian fisik yang luar biasa, khususnya bagi pembalap Ford M-Sport, Grégoire Munster.

Pembalap muda berbakat ini bersiap kembali ke lintasan yang melambungkan namanya tahun lalu, tempat di mana ia berhasil mencatatkan kemenangan etape (stage win) pertamanya di level tertinggi kejuaraan reli dunia.

Meski jadwal balapnya untuk sisa musim belum sepenuhnya dikonfirmasi oleh M-Sport, antusiasme pereli berkebangsaan Luxemburg ini terpancar jelas saat ia menyambut seri pembuka yang legendaris tersebut.

Munster mengakui bahwa Monte Carlo memiliki tempat spesial di hatinya, namun ia tidak meremehkan tantangan alam yang menanti, karena kondisinya yang sangat sulit diprediksi, mulai dari aspal basah hingga kondisi musim dingin ekstrem yang tertutup salju dan es.

Apalagi, untuk edisi 2026, tantangan tersebut semakin menarik dengan adanya perubahan rute, mulai dari adanya jalanan baru yang belum terjamah dan kembalinya beberapa jalur favorit lama, yang akan memberikan sensasi tantangan yang menyegarkan bagi para pereli.

“Saya sangat senang dan menantikan untuk memulai musim di Monte Carlo. Disanalah saya meraih kemenangan etape WRC pertama saya, dan itu selalu menjadi ajang dengan kondisi yang sulit, terkadang bahkan kondisi musim dingin penuh dengan salju dan es,” tambahnya.

“Etape-etapenya (di Monte Carol 2026) kini cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan campuran jalan baru dan beberapa favorit yang kembali, jadi itu adalah tantangan baru yang menarik,” ucap Munster, mengutip siaran WRC, Sabtu (20/12/2025).

Kepercayaan diri Munster juga didorong oleh performa solid kendaraan M-Sport yakni Ford Puma Rally1 sepanjang musim 2025. Ia mencatat bahwa mobil tersebut menunjukkan keunggulan kompetitif yang signifikan saat dipadukan dengan ban lunak dari Hankook.

Dengan paket teknis yang sudah teruji, lengkap dengan performa ban yang mumpuni, Munster merasa memiliki semua modal yang dibutuhkan untuk meraih hasil maksimal di pegunungan Alpen Prancis tersebut.

“Sepanjang tahun 2025, kita telah melihat bahwa Puma Rally1 berkinerja baik di sana dengan ban lunak Hankook, dan saya tahu kita memiliki semua bahan untuk berprestasi dengan baik,” katanya dengan optimis.

Namun, persiapan Munster tahun ini terbilang unik dan sangat menguras energi. Sebelum turun di Monte Carlo, ia dijadwalkan berpartisipasi dalam Reli Dakar sebagai navigator bagi pembalap Yunani, Jourdan Serderidis.

Jadwal yang sangat padat ini menuntut ketahanan fisik dan mental yang luar biasa, mengingat Munster harus segera terbang dan memulai proses pengintaian rute (recce) Monte Carlo tepat satu hari setelah Reli Dakar berakhir.

Menanggapi jadwal "gila" ini Munster mengakuinya sebagai tantangan besar namun tetap optimis. Baginya, transisi langsung dari teriknya padang pasir menuju dinginnya salju Monte Carlo akan menjadikan awal tahun ini sebagai periode tersibuk dalam kariernya.

“Ini akan menjadi tantangan, terutama dengan langsung berangkat dari Dakar ke Monte-Carlo untuk melakukan pengintaian keesokan harinya, jadi Januari akan sangat sibuk. Tapi saya akan punya waktu untuk tidur di bulan Februari!,” pungkas Munster.

Kendati demikian, sebagai informasi, Reli Monte Carlo sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 22 hingga 25 Januari, menandai dimulainya persaingan sengit FIA World Rally Championship musim 2026.