MotoGP 2026: Tak Anggap Sebagai Saudara, Marc Marquez Incar Alex Marquez Sebagai Musuh Utama

Senin, 22/12/2025 21:15 WIB | Rulin purba
Duel Marc dan Alex Marquez, GP24 vs 25. Tahun depan sama-sama berbekal GP26.(Foto: autosport)
Duel Marc dan Alex Marquez, GP24 vs 25. Tahun depan sama-sama berbekal GP26.(Foto: autosport)

mobilinanews (Spanyol) - Marc Marquez punya kesempatan mencetak rekor fenomenal tahun depan, meraih gelar MotoGP untuk kedelapan kalinya setelah 7 gelar tahun ini dan menyamai rekor Valentino Rossi.

Ducati diprediksi masih menjadi pabrikan terkuat tahun depan. Marquez pun dinilai tak bakal sulit beradaptasi dengan Desmosedici GP26 sebagaimana ia sukses menyatu dengan GP25 dibandingkan rekan satu timnya, Francesco Bagnaia.

Musim 2026 adalah kesempatan emas Marquez menorehkan rekor 8 gelar kelas primer yang entah kapan akan disamai pembalap lain.

Pasalnya, mulai musim 2027 dengan berbagai perubahan teknis di MotoGP, sama sekali tak ada jaminan Ducati masih akan dominan dengan mesin yang berubah dari 1000 menjadi 850 cc. Belum lagi isu kemungkinan Marquez akan kembali ke Honda dengan bayaran aduhai, yang oleh Carlo Pernat (manajer dan pemandu bakat terkenal) diibaratkan senilai sebuah negara kecil.

MM93 pun sudah lebih awal memetakan peluang dan calon musuhnya tahun depan. Yang jadi musuh beratnya pada trek kejuaraan dunia, katanya bukan Bagnaia, bukan pula Marco Bezzecchi (Aprilia). Tapi, ia adalah sang adik sendiri, Alex Marquez (Gresini Ducati).

Seperti diketahui, Alex musim depan masih di tim satelit Gresini tetapi ia akan pakai Desmosedici GP26, spek yang sama dengan besutan MM93, Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati).

Alex dengan motor GP24 sukses meraih gelar runner up kejuaraan dunia 2025 di bawah Marquez. Jauh di atas Bagnaia dan Di Giannantonio yang pakai GP25 seperti Marquez. Faktanya, ia adalah lawan terdekat Marquez dan konsisten dari awal sampai akhir kompetisi 2025. Sepanjang karir di MotoGP, musim ini adalah yang terbaik untuk Alex.

Alex pun diprediksi tak bakal kesulitan memacu GP26, seperti ia perlihatkan saat beralih dari GP23 ke GP24.

"Tanpa mengesampingkan pembalap dan tim lain, saya menempatkan Alex menjadi rival utama musim depan. Untuk itu, saya tak akan menganggapnya sebagai adik saat berada dalam lintasan," tegas Marquez dikutip dari crash.

"Ia telah buktikan kapasitas dirinya. Tahun depan ia akan jadi ancaman sejak awal kompetisi. Saya tak boleh menganggapnya sebagai saudara, saya harus melihatnya pada status runner up kejuaraan dunia."

Alex pun bisa jadi hanya punya peluang menjadi juara dunia MotoGP untuk pertama kalinya tahun depan setelah meraih gelar di Moto3 dan Moto2. Ia juga terobsesi untuk mengalahkan seorang Marc Marquez dengan motor yang sama.

Saat naik ke kelas primer pada 2020 dan jadi rekan setim abangnya di Repsol Honda, Alex mengendarai motor spek sama dengan Marquez. Tapi, situasinya berbeda karena ia kesulitan beradaptasi dengan RC213V sebagaimana pembalap Honda lainnya di luar Marquez.

Musim depan, keduanya punya motor yang juga sama tapi dengan naungan tim yang berbeda. Dan, Alex sudah lebih matang dari sebelumnya. Hasratnya menjadi juara dunia MotoGP, bisa jadi kembuatnya juga tak akan mrlihat Marc sebagai saudara tetapi rival yang harus dikalahkan.

Jika benar demikian, aksi kedua bersaudara ini bakal jadi menu tontonan yang menggiurkan tahun depan. (r)