mobilinanews (Finlandia) - Dari 5 joki Toyota Gazoo Racing (TGR) di starting grid WRC 2026, Oliver Solberg masuk tiga pemain yang tarung berebut poin konstruktor. Untuk perebutan poin kejuaraan dunia pereli, ia butuh pengalaman tambahan.
Begitu tanggapan Team Principal TGR Jari-Matti Latvala menyambut debut Solberg yang baru saja promosi setelah juara dunia WRC2 2025.
Tiga pereli TGR yang dipasang untuk kejuaraan manufaktur adalah Sebastien Ogier, Elfyn Evans dan Solberg. Takamoto Katsuta dan Sami Pajari dipasang di lini kedua.
Yang didorong tim untuk tarung di trek kejuaraan dunia pereli adalah Ogier dan Evans, juara dan runner up tahun lalu.
"Oliver benar-benar berkembang belakangan ini dan Anda bisa lihat betapa dewasa ia saat ini," sebut Latvala.
Tapi, lanjutnya, Oliver butuh tambahan pengalaman setahun ini di atas mobil Rally1 sebelum berebut gelar prestisius juara dunia WRC.
"Tahun lalu ia sudah menjuarai Rally Estonia di atas mobil Rally1. Saya sangat yakin tahun ini ia bisa memenangi seri WRC lagi. Namun, untuk gelar dunia saya pikir ia butuh perbanyak pengalaman dalam setahun ini. Dan, musim 2027 adalah kesempatan terbaik," imbuh Latvala lewat podcast The Rally Pod yang kemudian dikutip media dirtfish.
Ya, sewajarnya memang Toyota memasang Ogier dan Evans untuk menghadapi rival dari kubu Hyundai dan Ford. Ogier adalah pemegang 9 gelar juara WRC sedangkan Evans adalah runner-up lima kali berturut dalam 6 musim kompetisi WRC.
Meski begitu bukan tak mungkin ditengah kompetisi nanti Toyota mengubah haluan. Jika potensi Solberg memang besar meraih titel maka bisa saja statusnya berubah jadi petarung di kejuaraan dunia.
Seperti diterima Ogier tahun lalu, diberi kesempatan tarung merebut gelar di bagian akhir kompetisi karena performanya yang menawan. Ia pun bisa mengejar poin Evans yang sejak awal memimpin klasemen, dan akhirnya di seri terakhir memastikan gelar dengan keunggulan poin hanya 4 di atas Evans.
Ogier sendiri sudah mematok hanya akan ikut 10 dari 14 seri lomba tahun ini. Hanya ikut lomba jika anaknya libur sekolah. Karena itu timbul kekhawatiran performanya akan terpengaruh, selai juga faktor usia yang tahun ini genap 42 tahun.
Debut Solberg sebagai pereli permanen Toyota di WRC berlangsung pada Rally Monte Carlo di Monaco akhir bulan ini. Selanjutnya hanya waktu yang menentukan apakah ia punya kans meraih gelar tahun ini ataukah harus menunggu 2027 seperti disebut Latvala? (r)