mobilinanews (Jakarta) - GAC Group menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam membangun ekosistem otomotif terintegrasi melalui strategi global “In Local, For Local”.
Strategi ini menandai fokus GAC untuk tumbuh bersama dan berkontribusi secara berkelanjutan dan bukan sekadar melakukan penetrasi produk di setiap negara tempat GAC hadir, termasuk Indonesia.
Melalui langkah Tahun Baru 2026 bertajuk "Deepening Ecosystem Globalitation, Strengthening Our Global Foundation", mereka ingin menegaskan bahwa transformasi global GAC berfokus pada pengembangan produk atau teknologi.
“Inovasi model bisnis dan penguatan ekosistem otomotif terpadu (full-chain ecosystem) mulai dari riset dan pengembangan, produksi terlokalisasi, hingga jaringan distribusi dan layanan purnajual yang relevan dengan gaya hidup masyarakat setempat,” ungkap Presiden GAC International, Wei Haigang.
Menjawab ekspektasi konsumen global akan kendaraan yang andal, berkualitas tinggi, ramah lingkungan, dan cerdas, GAC mengusung strategi global “One GAC 2.0” dengan visi Tech-Driven GAC, Advancing Global Reach with a Full-Chain Ecosystem.
Bagi mereka, perkembangan kendaraan listrik di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terus menunjukkan momentum positif seiring meningkatnya kebutuhan akan solusi mobilitas yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan dalam kehidupan urban.
Menjawab kebutuhan tersebut, GAC Group mengusung pendekatan “In Local, For Local” sebagai fondasi dalam menghadirkan ekosistem mobilitas.
Kemitraan ini menggabungkan kekuatan kendaraan listrik premium GAC dengan ekosistem digital Grab berbasis lokal melalui pendekatan Product, Service, dan Data, untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih terintegrasi.
Untuk itu, pengembangan inovasi ke depan, mencakup peningkatan efisiensi operasional, dukungan keselamatan berkendara, serta eksplorasi integrasi aplikasi pengemudi ke dalam sistem intelligent cockpit GAC.
Secara global, sejumlah model AION telah diadaptasi untuk mendukung operasional Grab, termasuk AION Y Plus, dan AION V, yang dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan efisiensi tinggi serta standar keselamatan global.
Di Indonesia, pengalaman mobilitas elektrik yang nyaman ini dapat dirasakan dengan unit AION Y Plus melalui layanan premium Grab.
Mobil listrik dengan kapasitas baterai 63 kWh dan jarak tempuh hingga 490 km ini, dirancang untuk mendukung operasional ride-hailing yang dinamis, memungkinkan perjalanan panjang tanpa sering berhenti untuk mengisi daya.