WRC 2026 Monte Carlo: Hari-hari Gila Oliver Solberg. Selangkah Lagi Patahkan Rekor Sebastien Ogier

Minggu, 25/01/2026 04:32 WIB | Rulin purba
Di trek licin Rally Monte Carlo, Toyota dominan dengan tiga posisi teratas sementara. (Foto: wrc)
Di trek licin Rally Monte Carlo, Toyota dominan dengan tiga posisi teratas sementara. (Foto: wrc)

mobilinanews (Monaco) - Final day Rally Monte Carlo yang ikonik itu pada Minggu (25/1) tinggal menyisakan 4 Spesial Stage (SS). Perally debutan Toyota Gazoo Racing, Oliver Solberg, sudah menatap gelar perdananya tahun ini.

Hingga Sabtu (24/1) tengah malam waktu Monaco, kompetisi seri perdana WRC 2026 ini sudah menuntaskan 13 SS, 12 diantaranya diborong para pembalap tim Toyota Gazoo Racing dengan beautan Yaris GR Rally1. Solberg tercepat di 6 SS, joki senior Sebastien Ogier pefik 4 kemenangan dan w gelar tercepat jatuh kepada Elfyn Evans.

Satu-satunya trek kompetisi yang lari ke luar Toyota jatuh kepada Adrien Fourmaux (Hyundai).

Memulai start hari terakhir ini Solberg memimpin sementara kejuaraan dengan keunggulan waktu signifikan. Unggul 59,3 detik atas Evans dan 1 menut 25,3 detik atas Ogier di peringkat 2 dan 3. Fourmaux bersama joki Hyundai lainnya plus perally tim Ford telah jauh di belakang Ogier dengan marjin kisaran 6 sampai 7 menit.

Dengan begitu maka peluang Solberg sangat besar untuk memenangkan Rally Monte Carlo unfuk kali pertama. Sekaligus mencatatkan rekor perally termuda, 24 tahun, yang memenangkan Monte Carlo dengan sejarah panjang dan statusnya sebagai salah satu seri WRC tertua dan penuh tantangan. Ia akan .mematahkan tekor Ogier yang menjadi pemegang gelar perally ternuda di Mknte Carlo kala menang pada 2009 dalam usia 25 tahun lebih sebulan.

Selain nyali, skill, strategi ban dan navigator andal, keberhasilan Solberg sejauh ini juga didorong oleh faktor keberuntungan.

Trek aspal di Pegunungan Alpen, Prancis, itu sangat licin oleh hujan, salju dan es, juga gelap karena kabut tebal. Banyak peserta ditimpa masalah dengan berbagai akibat seperti Evana dan Ogier yang jauh lebuh berpengalam dibandingkan Solberg. 

Keberuntungan Solberg sangat jelas di tanjakan sebuah SS. Kondisi lintasan yang berubah cepat membuat Solberg salah mengambil sebuah tikungan. Mobilnya melintir dan masuk jebakan salju tebal. 

Namun, ientah bagaimana caranya, ia berhasil menjaga GR Yaris Rally1-nya tetap bergerak dan kembali ke jalan yang benar. Luar biasanya, ia masih berhasil mencatatkan waktu tercepat di jalur tersebut.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi, yang jelas saya sudah sangat berhati-hati,” kata Solberg.

“Saya mencoba mengikuti alur dan di jalan keluar itu benar-benar bersalju. Saya sangat beruntung bisa keluar dari situ.Ini hari yang fantastis, dan minggu yang fantastis sejauh ini. Benar-benar sulit di luar sana. Saya pikir semua orang sedikit melenceng di mana-mana, tetapi saya berada di posisi yang baik."

Sejak sesi shakedown Kamis lalu, Solberg menyebut banyak hal gila yang ia alami.  Tapi, ia menikmatinya karena sesungguhnya ia tak punya target khusus di awal debut ini. Karena itu ia mencoba santai zxi dalam kokpit dan coba memacu maksimal mobilnya unfuk menikmatinya.

Karena itu pula ia tak berpikir terlalu jauh untuk mengarungi 4 SS tersisa dengan potensi kemenangan dan bikin rekor baru.

"Mari kita lihat besok  (Minggu 25/1).  Mungkin akan menjadi hari yang gila lagi," tandasnya.(r)