F1 2026 Tes Barcelona: Lewis Hamilton Bersaksi, SF26 Bawa Energi Baru di Ferrari

Minggu, 01/02/2026 23:58 WIB | Rulin purba
Ferrari SF26, sementara sudah klop dengan regulasibteknis F1 tahun ini. (Fotto: scuderiaferrari)
Ferrari SF26, sementara sudah klop dengan regulasibteknis F1 tahun ini. (Fotto: scuderiaferrari)

mobilinanews (Italia) - Musim 2026 adalah tahun krusial buat Ferrari. Lewis Hamilton dan Charles Leclerc sangat berpotensi pergi ke lain hati jika mobil 2026 masih juga tak kompetitif.

Meski punya durasi kontrak hingga 2029, Leclerc sudah terang-terangan akan pergi di akhir 2026 jika tak mampu bersaing di kejuaraan dunia. Isunya ia sudah punya kesepakatan awal untuk gabung Aston Martin pada 2027.

Hamilton juga begitu. Tahun lalu, musim pertamanya di Ferrari setelah 12 tahun di Mercedes dengan hasil 6 gelar F1, adalah tahun paling buruknya selama berkarir di F1 sejak 2007. Bersama Ferrari, jangankan juara, untuk finish 3 Besar saja tak pernah.

Tak hanya dua pembalap tenar itu. Nasib Fred Vasseur selaku prinsipil tim pun dalam pertaruhan. Pemecatan dipastikan menjadi pilihan Ferrari jika mobil tahun ini tak juga buda bersaing.

Dengan latar belakang itu maka prestasi sementara Ferrari SF26 dalam shakedown test Barcelona lalu disambut meriah oleh keluarga besar Scuderia Ferrari berikut para tifosi.

Pada tes lima hari itu, Lewis Hamilton menjadi driver tercepat. Leclerc juga impresif di posisi tercepat ke-3 setelah George Russell (Mercedes) di urutan kedua. Hanya mereka bertiga yang sukses bukukan waktu di bawah 1 menit 17 detik di Sirkuit Barcelona.

Hamilton menyebut hasil itu belumlah bisa jadi gambaran utuh untuk memprediksi rivalitas tahun ini. Tetap harus kerja keras dan cerdas menuju sesi uji coba lanjutan di Bahrain. Setelah itu persiapan terakhir menuju seri pembuka di GP Australia.

"Hasil Barcelona sangat spesial. Saya tak ingin berangan-angan muluk, tapi hasil sementara ini telah membawa energi positif buat semua orang di Ferrari. Itu awal yang sangat bagus. Saya dan Charles sudah bikin catatan untuk banyak hal, untuk diuji pada tes berikutnya, " kata Hamilton yang telah meraih 7 gelar F1 (1 bersama McLaren dan 6 lewat Mercedes. 

Ferrari memang berjaya di Barcelona. Tak hanya lap times. Dari segi performa mesin pun SF26 terbukti bandel.  Tak ada kendala teknis sama sekali meski mereka menggeber SF26 ratusan putaran dalam tiga hari jatah tes.

Daya tahan mesin itu juga dirasakan para pembalap tim Haas dan Cadillac yang mesinnya dipasok oleh Ferrari.

"Saat ini semua orang positif dan sangat antusias.  Kami tahu  masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan, Jadi saya tidak tahu pasti di mana posisi kami, tetapi saya pikir ini adalah minggu pertama yang solid. Kami benar-benar dapat membangun dari sini, jadi mungkin ada beberapa lompatan besar yang perlu kami lakukan."

“Pengembangan akan menjadi kunci, dan yang terpenting adalah memastikan bahwa kami tidak melewatkan satu pun detail, dan bahwa kami benar-benar jelas dan ringkas dalam komunikasi dan keputusan yang kami ambil," papar pembalap Inggris itu dikutip dari motorsportweek. 

Tes  berikutnya berlangsung di Bahrain, 11 hingga 23 Februari. Masihkah SF26 punya pesona? (r)